Jefridin Siap Dampingi Marlin Maju di Pilkada Batam

MTQH Kepri 2024
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid mengaku siap untuk berkontestasi dalam pertarungan Pilkada Batam 2024. Niat itu juga disampaikan sebagai langkah untuk mendampingi Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina.

“Banyak yang minta saya mendampingi Bu Marlin yang akan maju jadi calon Walikota Batam. Saya tentu menghargai ini. Saya Insya Allah siap,” kata Jefridin, Rabu (15/5/2024).

Jefridin menyampaikan untuk memantapkan langkahnya, ia telah melakukan pendaftaran penjaringan calon kepala daerah (cakada) di beberapa partai, seperti Partai NasDem, Partai Gerindra, dan PKS. Ia juga mengatakan kemungkinan untuk menjajaki komunikasi dengan partai lainnya.

Baca Juga: Tim Penjaringan Partai Nasdem Terima Berkas Pendaftaran Jefridin

“Kalau independen tak mungkinlah waktunya terbatas,” ujarnya.

Jefridin menyebut akan mengundurkan diri sebagai Sekda dan melepas statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ketika proses pencalonannya sudah sampai terdaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut sesuai dengan UU ASN Nomor 20 tahun 2023 yang menyebutkan bahwa ASN atau pejabat pratama maju dalam kontestasi kepala daerah harus mengundurkan diri.

“Di Pasal 56 disebut, ketika sudah terdaftar di KPU, ASN harus mengundurkan diri,” katanya.

Jefridin juga berencana mengajukan pensiun dini yang sudah sesuai dengan kriteria, yaitu minimal usia 50 tahun. Diketahui saat ini ia berusia 55 tahun. Kemudian masa kerja 20 tahun, ia sudah melebihi 20 tahun.

“Pensiun dini saya lakukan kalau memang sudah pasti. Kalau belum pasti mana pula saya mundur. Kalau sudah pasti ada partai pengusung, lalu diterima KPU dan disahkan sebagai pasangan saya akan ikuti aturan main itu,” katanya.

Selain masyarakat, Jefridin mengatakan bahwa keluarga juga memberikan restu untuk dirinya mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Batam mendampingi Marlin.

“Sembilan tahun yang lalu istri dan anak-anak saya belum mengizinkan karena harus berhenti tanpa harus ada pensiun dan belum memenuhi syarat. Kali ini Insya Allah,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN