JD.ID Tutup Layanan di Indonesia per 31 Maret

JD.ID Indonesia
Pengunjung mempraktikkan pemanfaatan platform penjualan digital (e-commerce) JD.ID di Paris van Java Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/5/2021). Program ekspansi JD.ID tersebut dalam rangka menyasar target konsumen yang lebih luas, baik kaum muda ataupun dewasa di Kota Bandung. Foto: Antara/M Agung Rajasa

BATAM (gokepri) – Platform dagang elektronik asal China JD.com mengumumkan penutupan layanan di Indonesia dan Thailand. Di Indonesia, JD.com beroperasi dengan nama JD.ID.

JD.com, disiarkan Reuters, Senin 30 Januari 2023, mengatakan operasional e-commerce di Thailand akan berakhir pada 3 Maret, sedangkan di Indonesia pada 31 Maret 2023.

Platform niaga JD.com di Indonesia dan Thailand juga dilaporkan berhenti menerima pesanan per 15 Februari 2023.

HBRL

JD.com tidak menjelaskan alasan penutupan di Indonesia dan Thailand, tetapi juru bicara mengatakan mereka akan tetap melayani pasar global, termasuk Asia Tenggara, melalui infrastruktur rantai pasok.

JD.com beroperasi di Indonesia sejak 2015 dengan nama JD.ID. Sementara di Thailand, JD.com membuat perusahaan patungan dengan ritel terbesar di negara itu, Central Group, pada 2017.

Di Indonesia, JD.ID melakukan pemutusan hubungan kerja ratusan karyawan pada Desember 2022 untuk beradaptasi dengan perubahan bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: Shopee dan Tokopedia Merajai e-Commerce Indonesia

Sumber: Reuters

Pos terkait