Infrastruktur Bandara dan Pelabuhan Karimun Akan Ditingkatkan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan akan mengembangkan infrastruktur transportasi bandara dan pelabuhan di Karimun
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan akan mengembangkan infrastruktur transportasi bandara dan pelabuhan di Karimun

Batam (gokepri.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya sepakat untuk mengembangkan infrastruktur transportasi bandara dan pelabuhan di Karimun. Pengembangan infrastruktur ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan perekonomian di pulau terluar.

“Kami ke Karimun mengunjungi dua lokasi, yaitu Bandara Raja Haji Abdullah dan pelabuhan [Malarko]. Dua fasilitas itu kami bersepakat untuk ditingkatkan,” kata Menhub Budi usai mengunjungi Karimun, Sabtu (1/5/2021).

Rencananya, pengembangan infrastruktur di Bandara Raja Haji Abdullah dilakukan dengan menambah panjang runway. Panjang runway nantinya mencapai 2.200 meter yang dilaksanakan pada 2023.

“Tahun ini kami akan selesaikan 1.600, artinya sudah bisa pesawat ATR ke tempat itu. Pada 2023, setelah runway mencapai 2.200 meter, bandara bisa digunakan untuk pesawat lebih besar,” kata Budi.

Sementara itu, untuk Pelabuhan Malarko, Menhub mengatakan pihaknya sepakat untuk menunjuk badan usaha milik daerah setempat untuk mengelolanya. Setelah dibangun, Budi optimistis Pelabuhan Malarko akan berfungsi lebih baik lagi.

“Maka tempat itu menjadi port container, yang menjadikan Karimun, merupakan pulau yang dekat dengan negara tetangga bisa berfungsi dengan baik,” katanya. (wan)

BAGIKAN