Imigrasi Dabo Singkep Bakti Sosial di Pondok Pesantren

imigrasi dabo singkep
Kepala Imigrasi Dabo dan staf bersama pendiri pondok pesantren dan para santri di Dabo Singkep. (foto: istimewa)

Lingga (gokepri.com) – Kantor Imigrasi Kelas II Dabo Singkep menggelar bakti sosial di Pondok Pesantren dalam rangka Hari Bakti Imigrasi ke-71.

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap, melalui Kasi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian, Roy Megantoro mengatakan, ada dua kegiatan yang dilaksanakan di Ponpes ini, yakni, bakti sosial dan doa bersama. Kegiatan ini menyambut sempena Hari Ulang Tahun Imigrasi yang jatuh pada 26 Januari 2021.

“Kami mengadakan bakti sosial di Pondok Hutan Tahfidzh, dan doa bersama untuk keselamatan negeri ini serta untuk seluruh warga negara Indonesia,” kata Megantoro, saat ditemui usai kegiatan bakti sosial dan doa bersama di Pondok Pesantren Tahfidzh Halimatussa’Diyah.

Selain itu, jelas Megantoro, Imigrasi juga menyerahkan sembako yang terdiri dari beras, gula, telur, mi instan dan yang lainnya.

Pondok Hutan Tahfidzh dipilih karena memang sudah mengenal dekat dengan pengurus.”Kami juga ingin bersilaturahmi pengurus dan juga santri,” kata dia.

Megantoro melanjutkan kegiatan ini baru pertama kali. HUT Imigrasi tahun lalu, Imigrasi melakukan kegiatan bersih-bersih musala atau surau dan masjid.

“Kami mengharapkan, di Hari Bakti Imigrasi Ke-71 tahun 2021 ini, mudah-mudahan imigrasi kedepannya nanti menjadi lebih baik, yang sudah baik kami pertahankan, dan akan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,” terangnya.

Sementara itu, pendiri Yayasan Pondok Hutan Tahfidzh Halimatussa’Diyah, Rusmaidi Melong menyampaikan, dengan adanya kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Dabo Singkep di Pondok Hutan Tahfidzh ini, tentunya menjadi motovasi bagi kami dan santri.

“Meski kami jauh dari keramaian dan tinggal di hutan, tapi kami tidak sendiri karena banyak saudara kami yang peduli dan datang untuk bersilaturahmi, seperti Kantor Imigrasi Dabo Singkep ini,” kata dia.

“Imigrasi Dabo Singkep, selain sebagai mitra juga sudah seperti saudara kami sendiri, kami di Pondok Hutan Tahfidzh selalu mendo’akan agar imigrasi diberikan kekuatan dan kemudahan menjalankan tugas-tugas nya sebagai abdi negara,” imbuhnya.

Untuk diketahui Pondok Pesantren Hutan Tahfidzh Halimatussa’Diyah, saat ini sudah memiliki 24 santri dan santriwati, dengan tiga pengasuh 2 ustaz dan 1 ustazah.

(tam)

|Baca Juga: Nizar Rapat dengan BWSS Bahas Pembangunan di Lingga

Pos terkait