Hasan Tegaskan Indomaret dan Alfamart Belum Dibutuhkan di Tanjungpinang

UMK Tanjungpinang 2024
Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Hasan. Foto: Gokepri/Engesti Fedro

Tanjungpinang (gokepri.com) – Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan menegaskan Indomaret dan Alfamart belum dibutuhkan di Tanjungpinang.

Ia mengatakan belum menerima laporan terkait adanya perizinan yang masuk ke Dinas Perizinan atau DPMPTSP Kota Tanjungpinang terkait dua ritel besar tersebut.

Belum dibutuhkannya Alfamart dan Indomaret itu karena pertimbangan dampak pertumbuhan retail lokal sendiri.

HBRL

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Kaji Rencana Masuknya Dua Ritel Raksasa

“Bukan menolak investor yang ingin masuk di Kota Tanjungpinang, tetapi harus dipilah dan melalui kajian yang matang agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” ungkap Hasan, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Menurut dia, saat ini terdapat 87 minimarket/supermarket/hypermarket yang terdata dan aktif di Kota Tanjungpinang.

Pemko Tanjungpinang akan berupaya berkolaborasi dengan pemilik ritel yang telah ada tersebut untuk dilakukan pembenahan agar keberadaannya terus berkembang dan mampu bersaing.

Pembenahan menyangkut beberapa aspek mulai dari percepatan digitalisasi daerah untuk retail, melakukan inovasi ekonomi kreatif dengan revitalisasi tampilan, memperhatikan jumlah dan upah karyawan, hingga pemberdayaan UMKM pada retail yang telah ada tersebut.

“Misalnya dengan percepatan penerapan dan perluasan sistem digitalisasi terhadap swalayan yang ada untuk menambah daya tarik masyarakat dan memberi kemudahan untuk berbelanja,” kata dia.

Selain itu juga melakukan inovasi ekonomi kreatif dan revitalisasi tampilan supermarket agar lebih menarik dan nyaman. Dengan strategi dalam pengelolaannya, maka diharapkan akan mampu mengimbangi dengan retail nasional,” ucap Hasan.

Hasan mengatakan pemerintah juga turut memperhatikan dan mencari solusi yang baik terkait upah yang diterima oleh karyawan.

“Karena hal ini berkaitan dengan kesejahteraan, yang berkaitan dengan upaya pemerintah dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

Pos terkait