Batam (gokepri.com) – Kontribusi berbagai pihak dalam penanganan Covid-19 di Kota Batam diwujudkan Harris Resort Waterfront Batam melalui bantuan masker dan fogging kepada masyarakat. Bantuan yang dikemas melalui program corporate social responsibility (CSR) diberikan kepada warga Perumahan Putri Hijau, Batuaji, Batam.
Human Resources Manager Harris Resort Waterfront Batam, Rachmantio, memimpin langsung program CSR tersebut. Ia mengatakan bahwa pelaksanaan CSR untuk masyarakat ini merupakan agenda rutin dan dilakukan secara berkala. Bentuknya pun beragam, mulai dari kegiatan sosial hingga pelayanan ke masyarakat.
“Kami rutin menggelar kegiatan CSR seperti ini,” katanya, Sabtu (8/5/2021).
Rachmantio menjelaskan, pemberian masker kepada masyarakat ini bertepatan dengan kondisi pandemi yang masih mewabah hingga saat ini. Sementara fogging dipilih karena melihat kondisi perumahan yang memerlukan perlengkapan untuk membasmi jentik-jentik nyamuk.
“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi 126 kepala keluarga perumahan ini,” ujarnya.
Ketua RW XVIII Perumahan Putri Hijau, Zitni, mengapresiasi program CSR yang dilakukan oleh Harris Resort Waterfront Batam. Menurutnya, bantuan ini menjawab kekhawatiran masyarakat atas meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Batam dan keluhan terkait gangguan nyamuk.
“Kami sangat senang sekali dengan perhatian Harris Resort Waterfront Batam terhadap warga kami. Semoga sinergitas antara Harris Resort Waterfront Batam dengan warga di Perumahan Putri Hijau dapat terjalin dengan baik melalui program-program CSR lainnya,” harap Zitni.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menginginkan pandemi Covid-19 bisa segera teratasi. Ia menegaskan bahwa penanganan Covid-19 merupakan prioritas utama untuk dilakukan. Maka tidak heran, pada berbagai kegiatan dirinya kerap mewanti-wanti semua elemen dapat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.
“Dimanapun saya hadir, pasti sampaikan perihal prokes. Penanganan Covid-19 kini prioritas nomor satu. Saya sayang masyarakat dan Kota Batam, makanya saya ingin Covid-19 ini segera teratasi,” ucap Rudi saat Safari Ramadan di Masjid Babussalam Perumahan Victoria, Tanjungriau, Sekupang, Selasa (4/5/2021) malam.
Menurutnya, fokus tersebut bukan tanpa alasan. Selain kegiatan masyarakat terganggu, ekonomi sangat terdampak oleh pandemi. Keadaan ini membuat pendapatan daerah maupun pendapatan perkapita terganggu.
“Karena keadaan ini, pembangunan ada yang tertunda,” imbuhnya.
Ia meyakini pandemi dan dampaknya tidak diinginkan masyarakat, sebagaimana dirinya juga tidak menginginkan hal yang sama. “Kuncinya prokes harus diterapkan oleh kita semua,” tambahnya.
Selain dampak ekonomi, tentu dampak yang paling utama adalah kesehatan. Menurutnya, dengan menerapkan prokes artinya masyarakat telah saling menjaga dari paparan virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) penyebab penyakit ini.
“Selain jaga diri bapak ibu, tolong perhatikan anak-anak kita masing-masing. Imun mereka bagus, itu tidak berarti mereka aman-aman saja. Kalau terinfeksi mungkin mereka tidak bergejala, tapi takutnya menyebarkan ke yang imunnya tidak bagus atau punya penyakit bawaan,” paparnya.
Rudi mengajak penerapan prokes agar dapat dilakukan di manapun. Semua pihak hendaknya bahu membahu dalam menekan penyebaran Covid-19 ini.
Baca juga: Paket Berbuka THR di Harris Batam Center Aman dengan Protokol Kesehatan
“Saya ingin lokasi yang sekarang berzona merah dapat kembali hijau,” harapnya. (zak)









