Guru di Karimun Curhat Banyak Tindak Pidana Bersumber dari Anak Sekolah

Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus mendengar curhatan masyarakat melalui kegiatan Curhat Kamtibmas. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Seorang guru di Karimun, Samuel mengeluhkan akhir-akhir ini banyak tindak pidana yang bersumber dari anak sekolah.

Untuk meminimalisir munculnya kejahatan dari pelajar, Samuel meminta kepada polisi untuk mendatangi sekolah dan memberikan imbauan saat upacara bendera.

“Jadi saya selaku guru, apakah bisa pihak kepolisian datang ke sekolah dengan membuat program seperti ini, salah satunya seperti pada saat upacara senin dengan memberikan arahan untuk tidak membawa motor ke sekolah,” ujar Samuel.

Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus mendengar mendengar dengan seksama curhatanyang disampaikan Samuel tersebut.

Curhatan masyarakat itu didengarnya melalui kegiatan ‘Curhat Kamtibmas’ di Kedai Kopi Tarempa, Selasa, 11 Juni 2024.

Kegiatan itu dihadiri Lurah Tanjungbalai Azrizal, Kapolsek Balai Karimun AKP Melky Sihombing, Ketua RT dan tokoh masyarakat setempat.

Kata Fadli Agus, Curhat Kamtibmas adalah bentuk silaturahmi Polri ke masyarakat untuk  mengetahui secara langsung permasalahan yang sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan mencari solusi dari permasalahan tersebut.

“Pertama terkait polisi masuk sekolah, Polres Karimun sudah mendatangi SMA, baik itu melaksanakan penyuluhan ataupun himbauan terkait kasus kenakalan remaja,” ungkap Fadli Agus.

Kata dia, sejak kunjungan ke sekolah, sekarang sudah berkurang masyarakat yang memakai knalpot brong dan yang tidak memakai helm.

Dikatakan, pihak sekolah juga bisa membuat undangan ke Kapolsek atau Bhabinkamtibmas untuk pelaksanaan polisi masuk sekolah.

“Kami minta ini bisa diimbangi oleh masyarakat, tidak hanya berharap kepada pihak kepolisian tetapi tokoh masyarakat juga bisa berperan dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra