Gubernur Ingatkan Penerima Tak Pakai Dana Bansos untuk Main Togel

Pasuruan (gokepri.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pengawasan penggunaan dana bansos oleh pemerintah kabupaten dan kota serta aparat desa. Bukan hanya terhadap penerima, tapi juga penggunaannya. Ia khawatir apabila ada penerima dana bansos menyalahgunakan dana bansos untuk hal buruk, seperti judi online.

“Banyak modus judi online seperti togel, bermain kartu online dan sebagainya. Maka dari itu, mohon ada pengawasan bagi penerima dana bansos untuk dipergunakan sebagaimana mestinya,” kata Khofifah saat menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pada warga di Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/9/2020).

BKK dalam program Jatim Puspa itu di antaranya diserahkan kepada Desa Kambingan Rejo sebesar Rp211.875.000, Desa Kedawung Wetan Rp261.625.000, Desa Sumber Dawesari Rp253.750.000, Desa Wotgalih Rp206.625.000, Desa Sedarum Rp211.875.000, Desa Sumber Anyar Rp240.625.000 dan Desa Watuprapat Rp232.750.000.

HBRL

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) BUM Desa sebesar Rp50 juta bagi masing – masing desa juga diserahkan Gubernur Khofifah. Yaitu kepada Desa Podokoyo, Desa Pleret, Desa Sumber Rejo, dan Desa Tambaksari. Selanjutnya, diserahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) bagi 5 orang dari Desa Randuagung Kecamatan Kejayan. Gubernur Khofifah juga menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kabupaten Pasuruan kepada Aidzin/Sekretaris Desa, Lindah Nur Karimah/Guru, Batinatul Musripah/Guru, Husnul Khotimah/Guru, dan Iza Afkarina/Guru.  (wan)

Pos terkait