Gema Batam Asri Dimulai, 12 Kecamatan Serentak Bersih-Bersih

Gema Asri Batam
Wali Kota Batam Amsakar Ahmad mencanangkan Gerakan Masyarakat Batam Asri (Gema Batam Asri) di K-Square, Rabu 11 Februari 2026. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO

BATAM (gokepri) – Wali Kota Batam Amsakar Ahmad meluncurkan Gerakan Masyarakat Batam Asri, Rabu 11 Februari 2026. Program ini langsung digelar serentak di 12 kecamatan.

Pencanangan berlangsung di K-Square Batam. Gerakan ini menyusul arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional yang menekankan pentingnya kebersihan daerah agar tidak dinilai abai terhadap tata kelola dan wajah kota.

“Batam sudah menata kebersihan di berbagai titik. Untuk memperkuatnya, kami bersama Forkopimda menggulirkan gerakan bersama bernama Gema Batam Asri,” ujar Amsakar.

Baca Juga: KJK Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong

Gema Batam Asri merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Pemerintah kota mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat, mulai dari instansi pemerintah, swasta, badan usaha, sekolah, rumah ibadah, hingga hotel.

Pada tahap awal, kegiatan dipusatkan pada gotong royong dan aksi bersih-bersih di sejumlah titik strategis. Kawasan Waduk Duriangkang dan wilayah Pandanwangi menjadi fokus, termasuk pembersihan enceng gondok.

“Setelah pencanangan ini, pembersihan langsung dimulai. Fokusnya bukan hanya pusat kota, tetapi juga waduk dan pantai,” kata Amsakar.

Agar gerakan berjalan konsisten, Pemerintah Kota Batam menyusun aturan teknis melalui surat edaran atau peraturan wali kota. Regulasi itu akan mengatur mekanisme kegiatan, termasuk kemungkinan agenda rutin mingguan atau bulanan.

Amsakar berharap gerakan ini menumbuhkan kesadaran kolektif warga menjaga kebersihan dan keindahan kota. Menurut dia, kota yang tertata rapi akan memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi dan pariwisata.

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menambahkan, Gema Batam Asri menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh warga Batam. Jika konsisten, karakter kota yang bersih dan sehat akan terbentuk,” ujar Li Claudia.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor penting agar Batam semakin tertata sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata.

Baca Juga: TNI AL Gotong Royong Bersihkan Pesisir Munjan, Libatkan Warga dan Pelajar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait