DPRD Batam Tidak Aman, 2 Motor Hilang dalam Sebulan

DPRD Batam tidak aman
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Lik Khai. Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – DPRD Batam tidak aman, dalam sebulan dua motor hilang di kawasan itu. Dua pegawai hononer DPRD bernama Andi dan Novia menjadi korbannya.

Motor mereka hilang di bulan yang sama yakni Desember 2022. Padahal keduanya telah memarkirkan kendaraan sesuai tempatnya.

Mirisnya usai kehilangan motor, kedua pegawai honorer itu harus mengurus sendiri mulai dari membuat laporan dan pengaduan tanpa ada campur tangan pengamanan setempat, (Satpol PP dan Pangdam).

HBRL

Akibat kejadian itu, Ketua Komisi I DPRD  Kota Batam Lik Khai berang. Ia meminta pihak pengamanan dalam hal ini satpol PP agar meningkatkan pengamanan. Menurutnya, kejadian ini membuat malu lembaga DPRD.

“Kami minta diperketat pengamanan. Kalau di DPRD Batam tahu sendiri bisa seenaknya. Satpol PP hanya duduk-duduk saja. Sudah dua kali hilang ini (motor) honor di sini,” kata dia saat RDP di DPRD Batam Selasa 3 Januari 2023.

Pihaknya meminta petugas kemanan satpol PP yang betugas di lingkungan DPRD Kota Batam dipindahkan. Ia juga meminta tambahan personel untuk pengamanan di DPRD Batam.

“Saya mau satpol PP yang ada di DPRD ini pindah terserah mau ke pulau atau ke mana. Mungkin mereka sudah jenuh kerja di DPRD. Saya juga minta ada tambahan anggota yang berjaga,” kata dia.

Ia menilai, kinerja satpol PP seperti kehilangan induk. Tak mengerti tugas yang ada di DPRD. Koordinasi antara Sekwan dan Satpol PP tak berjalan dengan baik.

“Kami tidak mau ini terulang lagi,” kata dia.

Sekretaris Satpol PP Iman Tohari mengaku, kejadian ini menjadi tamparan keras untuk pihaknya melakukan. Pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan penanganan di lingkungan DPRD Kota Batam.

“Nanti kami akan atur lagi. Yang masuk ke DPRD Batam harus lapor,” kata dia.

Pihaknya juga akan menambah jumlah personel di lingkungan DPRD kota Batam. Selama ini kata dia, jumlah personel yang ada hanya 12 orang dan hanya berjaga 3 orang.

“Selama ini patroli hanya sejam sekali, yang berjaga hanya tiga, sembilan libur,” kata dia.

Ia bilang, ke depannya akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan agar kejadian seperti ini tak terulang.

Baca Juga: Anggota DPRD Batam Jadi Korban Pecah Kaca, 2 HP dan 1 Tas Raib

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait