BATAM (gokepri.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam akan mengadakan empat kali operasi pasar murah sepanjang 2025. Program ini digelar untuk meringankan beban masyarakat, terutama pada momen-momen penting.
Kepala Disperindag Batam Gustian Riau mengatakan pasar murah akan diadakan menjelang Ramadan, Idul Adha, tahun ajaran baru sekolah, serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Tahun ini kami menambahkan pasar murah saat tahun ajaran baru karena pada bulan Juni-Juli pengeluaran keluarga meningkat, terutama untuk kebutuhan pendidikan anak,” ujarnya, Selasa (7/1/2024).
Baca Juga: Pemko Batam Tekan Harga Jelang Nataru Lewat Operasi Pasar Murah
Operasi pasar murah ini memungkinkan masyarakat membeli langsung dari distributor untuk memotong rantai pasok dan menekan harga. Produk yang dijual meliputi bahan pokok seperti beras, daging, ikan, cabai, bawang, susu, minyak, dan buah-buahan.
Gustian menjelaskan, pada 2025, Disperindag akan mengalokasikan anggaran khusus berupa subsidi transportasi dan konsumsi guna memastikan kelancaran pelaksanaan pasar murah.
“Berbeda dengan 2024 yang mengandalkan kerja sama mitra, tahun ini akan lebih baik dengan dukungan subsidi untuk mendukung kelancaran pasar murah,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Disperindag bekerja sama dengan Asosiasi Distributor Batam yang beranggotakan 85 penyedia kebutuhan pokok. Langkah ini untuk menjamin ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Tahun lalu, kami sukses menggelar tiga kali pasar murah. Respons masyarakat sangat positif, dan program ini terbukti efektif menekan lonjakan harga pada momen-momen penting,” ujar Gustian.
Disperindag mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkait jadwal dan lokasi pasar murah di Batam. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sepanjang tahun. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








