Disdagin Pastikan LPG 3 Kg di Tanjungpinang Tidak Dicurangi

lpg 3 kg di tanjungpinang
Kepala Disdagin Tanjungpinang Riany. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) memastikan tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) yang beredar telah sesuai dengan ketentuan alias tidak dicurangi.

Kepala Disdagin Tanjungpinang Riany mengatakan hal tersebut usai melakukan sidak dan uji sampel di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) beberapa waktu lalu.

Sidak tersebut untuk mengantisipasi adanya pengurangan isi gas LPG 3 kg seperti temuan Kementerian Perdagangan di Jakarta. Saat itu pihaknya juga mengambil 80 sampel untuk pengujian.

Baca Juga: Cegah Kecurangan LPG, SPBE di Tanjungpinang Disidak

“Kami pantau terus. Jadi ternyata isinya sesuai dan dari rumus bisa kami terima,” katanya, Selasa 4 Mei 2024.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa indikator atau tolak ukur pada tabung gas LPG 3 kg itu. Di antaranya dengan menggunakan rumus dan alat.

Kemudian, pihaknya juga melakukan pengawasan kepada SPBBE agar menjalankan tugasnya sebaik mungkin.

“Setelah kami tinjau, mereka juga ada perawatan. Gas diisi ke tabung yang sudah ready. Mereka ada 12 mesin pengisian dan selalu dicek, input di aplikasi,” ujarnya.

Riany mengatakan pihaknya akan terus memberikan pembinaan. Sejumlah gas LPG bersubsidi itu, merupakan gas yang didistribusikan SPBBE kepada masyarakat melalui agen dan pangkalannya.

Saat ini tercatat, setidaknya ada 320 pangkalan di Tanjungpinang. Sedangkan agen, ada sebanyak 5 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN