Defisit Daya 5.000 KW, PLN Karimun Lakukan Pemadaman Bergilir

Mesin Unit 2 di PLTU Tanjungsebatak alami gangguan hingga menyebabkan pemadaman listrik secara bergilir di Karimun.

Karimun (gokepri.com) – Pemadaman bergilir kembali dilakukan PLN Tanjungbalai Karimun, sejak hari kedua lebaran.

Lebaran hari ketiga, Rabu, 4 Mei 2022 pagi, listrik kembali padam di beberapa wilayah yang ditentukan oleh PLN Karimun, termasuk di kawasan Meral.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjungbalai Karimun, Hendrico mengatakan, penyebab diberlakukannya pemadaman bergilir karena terjadi defisit daya sebesar 5.000 KW.

Defisit saya itu muncul karena setelah terjadinya gangguan pada unit 2 PLTU Tanjungsebatak.

“Terjadi gangguan pada PLTU Tanjungsebatak unit 2 pada 3 Mei 2022 sekitar 00.19 WIB yang mengakibatkan menurunnya daya mampu sistem kelistrikan sebesar 5.000 KW, dari 30.600 KW menjadi 25.600 KW,” ujar Hendrico, Rabu, 4 Mei 2022.

Kata Hendrico, beban puncak pemakaian energi listrik di Tanjungbalai Karimun pada range 25.500 KW sampai dengan 30.500 KW, sehingga terjadi kekurangan atau defisit daya sebesar 5.000 KW pada waktu beban puncak.

“Informasi dari PLTU Tanjungsebatak, untuk proses perbaikan gangguan unit 2 membutuhkan waktu estimasi sekitar 25 hari,” sebutnya.

Sebagai antisipasi untuk menghindari terjadinya pemadaman total (black out), maka akan dilakukan pemadaman bergilir pada beberapa lokasi di waktu beban puncak pemakaian energi listrik masyarakat.

“Saat ini, kondisi pemakaian enegi listrik karena libur cukup rendah, sehingga kami akan berusaha memaksimalkan kinerja pembangkit listrik yang beroperasi agar pemadaman listrik tidak terealisasi,” tuturnya.

Hendrico menyebut, untuk jadwal pemadaman akan diinfokan setiap harinya.

“Mohon do’anya agar pembangkit yang mengalami gangguan dapat kembali beroperasi dengan normal. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” pungkas Hendrico.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait