BATAM (gokepri) — Kota Batam genap berusia 196 tahun pada Kamis (18/12/2025). Anggota DPRD Batam Suryanto menilai, di balik pertumbuhan ekonomi yang pesat, Batam masih menghadapi persoalan mendasar yang harus segera dibenahi.
Suryanto menyebut Batam berkembang sebagai kota para pekerja keras dan perantau dari berbagai latar belakang. Namun, ia menegaskan bahwa kemajuan fisik dan ekonomi belum sepenuhnya diiringi pemerataan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
“Namun di balik pertumbuhan itu, tantangan kita juga nyata. Persoalan banjir, hunian layak, ketersediaan lapangan kerja, transportasi, hingga tata kota yang adil masih harus menjadi perhatian serius,” kata Suryanto.
Menurut dia, di usia ke-196 tahun, Batam tidak cukup hanya tumbuh sebagai kota industri dan investasi. Arah pembangunan ke depan harus memastikan keadilan sosial dan kualitas hidup warga ikut meningkat.
“Tidak cukup hanya tumbuh, tapi hasil pembangunan harus adil dan dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Suryanto menambahkan, pembangunan Batam ke depan perlu diselaraskan dengan visi Batam sebagai Kota Global sekaligus mendukung agenda Indonesia Emas 2045. Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan bekerja lebih jujur, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Di momen Hari Jadi ke-196 ini, tugas kita jelas: bekerja lebih jujur dan memastikan Batam berkembang sebagai kota yang maju, tertata, dan berkeadilan,” katanya.
Ia pun menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-196 untuk Kota Batam, seraya berharap Batam terus tumbuh menjadi kota yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.
Baca Juga: Batam Rayakan Hari Jadi ke-196, Momentum Refleksi Pembangunan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









