TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Tim bola basket putra Kota Batam berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 di Tanjungpinang. Keberhasilan tersebut memastikan Batam berada di posisi teratas persaingan cabang olahraga bola basket putra.
Sementara itu, tuan rumah Kota Tanjungpinang harus puas dengan medali perak, sedangkan Kabupaten Natuna membawa pulang medali perunggu. Hasil ini sekaligus menunjukkan ketatnya persaingan antarkontingen dalam perebutan prestasi pada cabang olahraga bola basket.
Tidak hanya kategori putra, Batam juga menunjukkan dominasinya pada kategori putri yang berstatus ekshibisi. Tim putri Batam berhasil meraih medali emas, sementara Kabupaten Bintan menempati posisi kedua dan memperoleh medali perak.
Sebelumnya, dalam pertandingan terakhir babak penyisihan putra, tim Tanjungpinang berhasil menundukkan Kabupaten Karimun dengan skor 53-40 melalui pertandingan empat kuarter. Hasil tersebut menjadi bagian dari rangkaian persaingan bola basket yang mewarnai pelaksanaan Porprov VI Kepri 2026.
Ketua Panitia Besar (PB) Porprov Kepri VI, Asmin Patros, mengapresiasi pelaksanaan pertandingan dan mengingatkan seluruh atlet untuk menjaga sportivitas hingga kompetisi berakhir.
“Kami berharap seluruh pertandingan berjalan lancar. Semua atlet tentu ingin menang, tetapi sportivitas harus tetap dijunjung tinggi,” kata Asmin.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Porprov Kepri VI yang berlangsung di Tanjungpinang.
Porprov Kepri VI menjadi ajang bagi atlet kabupaten dan kota se-Kepri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga di daerah masing-masing.
Hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi daerah untuk meningkatkan prestasi olahraga pada penyelenggaraan Porprov mendatang.
Persaingan antardaerah dalam Porprov Kepri VI menunjukkan bahwa kesiapan atlet perlu didukung fasilitas dan pembinaan yang memadai.
Nantinya akan diadaakan evaluasi persiapan setiap cabang olahraga untuk menghadapi Porprov empat tahun mendatang. (r)







