ANAMBAS (gokepri) — Orang tua siswa baru di Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat bantuan perlengkapan sekolah berupa lima stel pakaian, lengkap dengan baju, celana, topi, dasi, dan tas. Program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas ini menjadi bagian dari upaya memenuhi janji politik pasangan ARB pada Pilkada 2024 sekaligus meringankan pengeluaran keluarga untuk kebutuhan pendidikan.
Bantuan tersebut menyasar murid baru tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. Pemerintah daerah menempatkan program ini sebagai bentuk dukungan bagi keluarga yang harus memenuhi kebutuhan sekolah anak di daerah kepulauan dan perbatasan.
Bupati Kepulauan Anambas Aneng mengatakan, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pakaian dan perlengkapan sekolah. Pemerintah juga ingin meringankan beban orang tua serta mendorong anak-anak agar tetap bersemangat menempuh pendidikan.
“Kami ingin tidak ada anak di Anambas yang merasa tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi geografis,” kata Aneng.
Menurut Aneng, pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas pemerintah daerah. Kondisi geografis Anambas sebagai daerah kepulauan dan perbatasan, kata dia, tidak boleh mengurangi komitmen pemerintah untuk mendukung pendidikan anak-anak.
Aneng juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang terus mendidik generasi penerus di tengah berbagai keterbatasan. Ia meminta pemerintah dan masyarakat tetap menghargai pengabdian guru dalam membimbing serta membina siswa.
Ia turut mengingatkan agar persoalan antara guru dan siswa tidak langsung disimpulkan sebagai tindakan kekerasan. Menurut Aneng, masyarakat perlu melihat proses pembinaan anak secara utuh dan sesuai konteks agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Salah seorang wali murid, Lili, mengatakan bantuan tersebut meringankan pengeluaran keluarganya untuk mempersiapkan anak masuk sekolah. Ia berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan program serupa agar semakin membantu orang tua memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Sebagai ibu yang memiliki satu anak, saya sangat terbantu dengan adanya program ini,” ujar Lili.
Menurut Lili, bantuan pakaian, topi, dasi, dan tas menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan keluarga. Perlengkapan tersebut dapat mengurangi pengeluaran yang harus disiapkan orang tua menjelang anak memulai sekolah.
Dalam kegiatan itu, Aneng didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas Toni beserta staf, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Abdul Kadir, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Payalaman, Kepala Desa Putik, serta unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia.







