Antrean Online BPJS Kesehatan Terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam mengunjungi RS Soedarsono Darmosoewito dan RS Graha Hermine pada Senin (07/02)
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam mengunjungi RS Soedarsono Darmosoewito dan RS Graha Hermine pada Senin (07/02)

Batam (gokepri.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Salah satunya dengan menghadirkan layanan antrian online BPJS Kesehatan. Sehingga diharapkan masyarakat tidak antre terlalu lama saat melakukan pendaftaran.

Tidak hanya menciptakan inovasi, BPJS Kesehatan juga berupaya untuk melakukan monitoring terhadap implementasinya. 

HBRL

Dalam rangka hal tersebut, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi, Eddy Sulistijanto bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam mengunjungi RS Soedarsono Darmosoewito dan RS Graha Hermine.

Kunjungan ke Batam untuk memastikan implementasi antrean online berjalan sebagaimana mestinya.

“Hari ini kami mengunjungi RS Soedarsono dan RS Graha Hermine untuk melihat implementasi antrean online di faskes tingkat lanjut. Semoga sudah berjalan dengan lancar, sehingga ketika dimanfaatkan oleh peserta tidak ada kendala yang berarti,” kata Eddy Senin 7 Februari 2022.

Eddy mengatakan bahwa implementasi antrean online merupakan komitmen fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. 

Dengan antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN, peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat melakukan pendaftaran tanpa harus antre terlalu lama, sehingga dapat meningkatkan kepuasan peserta di fasilitas kesehatan. 

“Kami dari BPJS Kesehatan siap membantu dalam hal proses bridging maupun dalam hal lain yang dibutuhkan oleh faskes. Kami juga akan terus mendorong faskes yang belum mengimplementasikan antrean online ini supaya awal tahun ini seluruh faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dapat mengimplementasikannya,” kata Eddy.

Koordinator Customer Care RS Graha Hermine, Fitri Rahayu mengatakan bahwa progress sistem antrean online yang terintegrasi dengan Mobile JKN sudah mencapai 95%. 

Bahkan ia mengaku pada bulan Januari lalu, pihaknya sudah menerima pasien yang mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN.

“Sistem antrean online di RS Graha Hermine sudah 95%, sisanya hanya penyempurnaan sistem saja,” kata Fitri.

Untuk sistem pendaftaran, setelah check in peserta JKN-KIS melakukan screening di area customer care lalu melakukan registrasi ulang di loket pendaftaran. 

Setelah itu peserta diarahkan petugas untuk ke area nurse station poli, selanjutnya peserta akan diarahkan menunggu di ruang tunggu poli sesuai dengan nomor antrean yg didapat. 

Setelah mendapatkan layanan konsul dengan dokter, peserta diarahkan untuk menunggu resep obat di area tunggu apotek sesuai resep yang diberikan.

“Kami harap dengan antrean online ini peserta benar-benar merasa nyaman dan puas mengakses layanan di fasilitas kesehatan, karena tidak perlu menunggu lama,” kata Fitri.

(Penulis : Romadi)

 

Pos terkait