MEDAN (gokepri) – Andri dan Albert, dua bersaudara dari Kepulauan Riau, meraih medali perak di cabang olahraga biliar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.
Di partai final yang berlangsung di Pardede Hall, Medan, Kamis, 12 September 2024, Andri dan Albert harus mengakui keunggulan tim Kalimantan Selatan (Kalsel), Noor Hidayattullah dan Jendy Apriadana, yang meraih emas kedua mereka setelah kemenangan dalam nomor 9 ball double putra.
Pertandingan final berjalan ketat dan sengit, dengan Noor dan Jendy akhirnya mengalahkan Andri dan Albert dengan skor akhir 8-6. Menurut Sekretariat Kontingen Kepri, Chris Triwinasis, pertarungan di final menunjukkan kualitas tinggi dari pebiliar nasional, di mana setiap kesalahan bisa menjadi peluang bagi lawan.
“Pertandingan berlangsung sangat ketat melawan pebiliar tingkat nasional. Kesalahan adalah peluang bagi lawan,” ujar Chris saat dihubungi di Batam.
Pelatih sekaligus ayah dari kedua atlet, Harmanto, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Andri dan Albert. “Lawan kami sangat kuat, tetapi Andri dan Albert bermain tanpa penyesalan. Kami semua sangat bersyukur atas pencapaian ini,” kata Harmanto.
Andri, yang sebelumnya mewakili Indonesia di ajang Southeast Asian (SEA) Games dan lolos di PON XX Papua, serta Albert, atlet termuda dalam cabang biliar yang masih duduk di bangku SMA, menunjukkan kemampuan luar biasa di ajang PON kali ini.
Baca: Tim Layar Kepri Sabet Satu Emas dan Dua Perak di Ajang PON XXI
“Ini adalah pencapaian yang sangat besar untuk Albert dan Andri. Sebagai pelatih dan orang tua, saya sangat bangga,” tambah Harmanto.
Keduanya telah mempersiapkan diri secara matang sejak pra-PON pada November lalu, dengan latihan intensif dimulai pada Mei, serta melakukan uji coba ke Taiwan dan Filipina untuk meningkatkan kemampuan mereka. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








