Dinkes Batam Pastikan Imunisasi Polio Tak Menimbulkan Efek Samping

PIN Polio di Batam
Pelaksanaan imunisasi polio di Puskesmas Tanjung Buntung, Batam, Selasa (23/7/2024). FOTO: GOKEPRI/ENGESTI FEDRO

BATAM (gokepri.com) – Dinas Kesehatan Batam telah memulai Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio putaran pertama. Para orang tua diimbau tak perlu khawatir tentang efek samping imunisasi.

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam Melda Sari mengatakan putaran pertama PIN polio dilaksanakan selama enam hari. Terhitung dari 23-29 Juli 2024, sementara putaran kedua 6-12 Agustus.

“Imunisasi polio di Kota Batam menyasar 184.804 anak. Sasarannya, seluruh anak 0 – 7 tahun 11 bulan 29 hari, tanpa melihat status imunisasi sebelumnya,” ujarnya, Selasa 30 Juli 2024.

HBRL

Baca Juga: Batam Capai 41,6 Persen Target Imunisasi Polio

Melda mengatakan Dinkes Batam menyediakan beberapa pos pelayanan imunisasi. Lokasinya tersebar di 21 Puskesmas, SD, PAUD, Posyandu, POS PIN yang telah ditetapkan.

Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan efek samping imunisasi. Sebab imunisasi polio kemungkinan besar tidak memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Terlebih lagi jenis imunisasi polio yang diberikan adalah imunisasi polio tetes atau oral polio vaccine.

“Efek samping hampir tidak ada. Kalau pun ada misalnya panas atau demam, tapi itu juga sangat jarang sebab diberikan dalam bentuk tetes manis. Sejauh ini belum ada laporan kalau ada yang demam setelah diimunisasi polio,” tambah Melda.

Ditanya mengenai capaian imunisasi polio, Ia menyebutkan, sampai tanggal 28 Juli 2024, jumlah anak yang telah diimunisasi polio mencapai 98 ribu anak atau hampir 50 persen dari target yakni 184,804 anak usia 0 -7 tahun 11 bulan 29 hari.

“Kami terus kejar di tahap pertama ini di atas 50 persen anak sudah mendapatkan imunisasi polio, ” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait