Batam (gokepri.com) – DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Batam masih menunggu keputusan Amsakar Achmad terkait niatnya maju sebagai bakal calon Walikota Batam dalam Pilkada 2024 dengan diusung Partai Golkar.
Sebelumnya, partai berlambang pohon beringin itu telah menyampaikan dukungannya kepada Amsakar Achmad melalui Ketua DPD I Partai Golkar Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana, pada Minggu, 7 April 2024 lalu.
“Sampai hari ini kami masih menunggu keputusan dari beliau,” kata Ketua DPD Golkar Batam, Yunus Muda, Senin (3/6/2024).
Baca Juga: Langkah Golkar Pilih Amsakar daripada Kadernya Bikin Cemburu?
Meski saat ini komunikasi dengan Amsakar masih intens dilakukan, namun politisi Partai Nasdem itu belum memberikan keputusan atas ketersediaannya diusung oleh Partai Golkar.
Yunus Muda menyampaikan, DPD Golkar Batam memang tidak membuka penjaringan calon kepala daerah. Menurutnya, Partai Golkar memprioritaskan dukungan bagi kader internal untuk maju dalam kontestasi Pilkada mendatang.
Yunus Muda menambahkan, sebelumnya Partai Golkar sudah menugaskan beberapa nama calon internal yang akan maju sebagai bakal calon dalam Pilkada Batam.
Nama-nama tersebut diantaranya Taba Iskandar, Akhmad Ma’aruf, Asmin Patros, dan Yunus Muda.
Ia menyebut, saat ini, DPP Golkar sedang melakukan survei terhadap empat nama yang masuk rekomendasi. Nantinya hasil survei akan menentukan rekomendasi dari Partai Golkar.
“Tidak ada buka penjaringan, namun DPP akan melakukan survei dalam waktu dekat untuk nama dari internal,” jelasnya.
Sementara itu, Amsakar Achmad menyampaikan sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai di Kota Batam. Ia juga sudah melakukan pendaftaran di partai yang membuka penjaringan calon kepala daerah.
Menurutnya, hingga saat ini semua partai masih terbuka dan keputusan untuk mendukung calon kepala daerah merupakan keputusan dari DPP partai politik.
“Saya di semua partai yang membuka (penjaringan), saya mengajukan, menyampaikan dan mengambil formulir pendaftaran untuk itu,” kata Amsakar beberapa waktu lalu. Hanura, Demokrat, PKN, PDI Perjuangan, Nasdem. Beberapa kali saya berbincang dengan rekan-rekan PKS. Sangat intens saya berbincang dengan rekan-rekan Partai Golkar,” ujarnya.
Amsakar menegaskan pendaftaran di semua partai bertujuan untuk memastikan tidak ada perlakuan khusus antara dirinya dengan partai-partai lain. Ia juga menyampaikan ingin membangun politik yang terhormat dan mencerdaskan.
“Itu yang menjadi spirit kita bersama, karena saya ingin membangun politik ini dengan cara-cara yang terhormat. Kalau dulu politik ini sifatnya negatif kampanye, sudah harus kita transformasi ke arah politik yang mencerdaskan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi









