Batam Siap Jadi Tuan Rumah World Congress for Medical Law ke-28

World Congress for Medical Law ke-28
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat menerima kunjungan President World Association for Medical Law (WAML) Prof. Roy Beran, Rektor Universitas Internasional Batam (UIB) Iskandar Itan, dan Ketua Panitia World Congress for Medical Law ke-28 Dr Bahtiar Husain, Jumat (3/5/2024). Foto: DIskominfo Batam

Batam (gokepri) – Kota Batam siap menyambut ahli hukum kesehatan dari berbagai negara di dunia dalam ajang World Congress for Medical Law ke-28 yang akan digelar pada Juli 2024 mendatang.

Kesiapan ini ditegaskan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat menerima kunjungan President World Association for Medical Law (WAML) Prof. Roy Beran, Rektor Universitas Internasional Batam (UIB) Iskandar Itan, dan Ketua Panitia World Congress for Medical Law ke-28 Dr Bahtiar Husain, Jumat (3/5/2024).

Baca Juga:

HBRL

“Penyelenggaraan event internasional seperti World Congress for Medical Law di Batam akan memiliki kualitas yang sama dengan di Jakarta atau Bali,” tegas Rudi.

Menurutnya, terpilihnya Batam sebagai tuan rumah merupakan bukti bahwa kota ini telah diakui sebagai salah satu destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) terkemuka di Indonesia. “Banyak event nasional dan internasional yang digelar di Batam, ini menggeliatkan MICE Batam dan tentu akan berdampak positif pada ekonomi lokal,” ujarnya.

Wali Kota Rudi pun menginstruksikan agar seluruh pihak di Batam, mulai dari pengelola tempat wisata hingga masyarakat luas, menyambut para tamu dengan keramahtamahan khas Melayu. Ia juga berharap panitia lokal dan UIB dapat berkolaborasi dengan baik untuk menjadi tuan rumah yang profesional dan berkesan bagi para peserta dari sekitar 60 negara ini.

Sementara itu, Dr Bahtiar Husain selaku Ketua Panitia mengungkapkan World Congress for Medical Law ke-28 akan menghadirkan 120 paper yang akan didiskusikan dalam 30 sesi simposium. “Kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk tamu-tamu terhormat ini,” ujarnya.

Dr Bahtiar juga mengapresiasi dukungan penuh dari Wali Kota Rudi dalam mempersiapkan acara ini. “Bahkan, beliau memberikan arahan langsung dan membantu banyak hal agar pelaksanaan acara ini sukses dan memberikan manfaat bagi Batam dan para tamu dari seluruh dunia,” tambahnya.

Prof. Roy Beran, President WAML, menilai Batam memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kota pendidikan yang berkualitas, terutama di bidang hukum kesehatan. “Dengan letak strategis di antara negara-negara ASEAN, Singapura, dan Malaysia, Batam menjadi pilihan ideal untuk membangun role model dalam menegakkan hak-hak kesehatan warga negara,” ujarnya.

Prof. Roy Beran pun optimistis kepemimpinan Wali Kota Rudi yang energik dan visioner, bersama dengan dukungan UIB, akan membawa manfaat besar bagi Batam dan Indonesia dalam pengembangan hukum kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait