Event Sampan Layar di Bulang Jadi Magnet Baru Pariwisata Batam

Wali Kota Batam Muhammad Rudi hadir dalam event lomba sampan layar di momen yang sama, tahun lalu. Foto: Disbudpar Batam.

Batam (gokepri.com) – Event sampan layar di Kelurahan Setokok, Keccamatan Bulang menjadi magnet baru pariwisata Batam. Event tahuan ini digelar Sabtu 26 Agustus 2023 di Pulau Panjang Barat, Kelurahan Setokok.

Lurah Setokok Kecamatan Bulang, Hale Irwin mengatakan untuk tahun ini, Kelurahan Setokok ditetapkan sebagai tuan rumah lomba sampan layar dalam rangka HUT ke-78 RI.

Ada beberapa cabang lomba yang dilombakan, yakni Pawai Budaya, Sampan Layar 9 orang, Sampan Layar 7 orang, Sampan Layar 5 orang, Speed Boat Standar, Jong Panjang, Jong  Pendek, dan Boat Ketinting.

HBRL

Baca Juga: Lomba Sampan Layar di Belakang Padang Pikat Warga Malaysia dan Singapura

“Bulang Fun Day Sampan Layar ini juga menggandeng atau disponsori oleh Barelang Cruise. Kegiatan ini dilaksanakan di Seberang Batam Landmark Kelurahan Setokok Bertuah,” ujar Hale.

Event sampan layar ini diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat hihterland, khususnya di Kelurahan Setokok.

“Kami juga optimistis mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke pulau dan berbaur dengan warga setempat yang diharapkan mampu menghilangkan rasa rindu akan kampung halaman serta bisa mengenal lebih dekat lagi akan kehidupan dan suana kampung nelayan yang masih asli dan asri terutama di wilayah Kelurahan Setokok,” katanya.

Pesta rakyat yang dilaksanakan sempena dalam memeriahkan HUT ke-78 RI ini kata Hale berdasarkan niat dan dukungan oleh Camat Bulang, Muhammad Ramadhan Zuhri.

Dalam event sampan layar ini juga diperkenalkan dan dilaunching “Batek Makyong”, hasil karya warga Pulau Panjang, Kelurahan Setokok dan merupakan inovasi M Ramadhan Zuhri.

“Wisatawan domestik maupun mancanegara bisa menyaksikan secara langsung dari Jembatan Tengku Fisabilillah, Kampung Tua Tiangwangkang,” ujarnya.

Jika ingin lebih dekat dan lebih jelas bisa langsung menyebrang ke Pulau Panjang Barat.

Hale mengatakan kegiatan sport tourism ini memiliki beberapa keunggulan, seperti letak geografis yang sangat strategis, Landmark Kota Batam, Masyarakatnya sangat ramah dan hangat dalam menyambut wisatawan.

Selain itu juga memiliki sanggar seni Teater Makyong sebagai suguhan masyarakat setempat dalam dunia seni dalam menyambut kedatangan wisatawan.

“Kunjungan dalam grup kecil transportasi berupa Bot Pancung dan grup besar tersedia transportasi Barelang Cruise yang siap mengantar wisatawan menuju pulau-pulau sekitar dan berselfie di bawah Jembatan Fisabilillah atau Landmark Kota Batam yang megah dan Instagramable,” ujar Hale.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengaku siap bekerja sama untuk menjadikan event sampan layar sebagai magnet baru kunjungan wisatawan ke Batam.

“Kami sangat mendukung bagaimana agar event ini menjadi salah satu event andalan Batam yang bisa mendatangkan wisatawan,” ujar Ardi.

Ia mengatakan, dengan banyaknya event ini, menjadi salah satu daya tarik wisatawan dan diupayakan masuk dalam kalender wisata sehingga wisatawan tahu tujuan berwisata saat di Batam.

“Dengan masuk dalam kalender pariwisata, tentu wisatawan sudah bisa menentukan akan berwisata kemana saja saat di Batam, khususnya saat Agustus,” katanya.

Ia menambahkan, dengan banyaknya event ini pula, menjadi pengisi di tengah semangat Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memajukan sektor pariwisata.

“Aksesibilitas dan amenitas sudah sangat memadai, dan menjadi tugas bersama menyempurnakan itu, dengan banyaknya atraksi atau event-event pariwisata,” katanya.

Ia optimistis, dengan dikemas menarik dan melibatkan semua sektor pariwisata, event Sampan Layar ini bisa menjadi event andalan pariwisata Batam.

“Akan kami dukung, mulai dari promosi dan sebagainya. Kita harapkan event ini bisa go nasional hingga internasional,” kata Ardi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

Pos terkait