Layanan Feeder, Pengguna Trans Batam Bakal Dijemput Sampai Gang Rumah

Parkir di batam
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Salim. Foto: gokepri.com/Engesti

Batam (gokepri.com) – Dinas Perhubungan Kota Batam akan memaksimalkan layanan feeder atau angkutan Pengumpan pada tahun 2024 mendatang. Melalui layanan ini pengguna Trans Batam dijemput dan diantar sampai gang rumah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Salim mengatakan layanan pengumpan itu akan dioperasikan di seluruh titik Trans Batam.

“Layanan ini baru dioperasikan di titik yang ramai, seperti di Simpang Base Camp, Batuaji,” kata Salim, Senin 17 Juli 2023.

HBRL

Baca Juga: Dishub Tambah Armada Bus Trans Batam Tahun Depan

Ia menjelaskan, layanan feeder akan masuk ke gang-gang perumahan dan permukiman untuk menjemput penumpang dan mengantarkannya ke halte Trans Batam.

“Memang sekarang belum maksimal tapi akan kita benahi,” kata dia.

Pihaknya, juga berencana menambah armada bus trans Batam di tahun yang sama  Penambahan itu dilakukan lantaran unit bus yang ada di Batam mulai usang. Jumlahnya mencapai 24 armada.

“Sudah kita usulkan pada tahun 2024 akan ditambah,” kata dia.

Dalam rencananya, Dishub Kota Batam akan bekerja sama dengan pihak swasta dalam penyedia bus Trans Batam, mulai dari bus pengoperasian, perawatan bus dan serta sopir.

“Kita mengelola dari tiketnya. Jadi nanti kita bahas hitungan jarak yang ditempuh. Misal berapa rupiah per kilonya. Tapi tak perlu khawatir karena kita tetap kasih subsidi,” kata Salim.

Senada itu, Dinas Perhubungan Provinsi Kepri mendukung adanya moda transportasi pengumpan di Batam Kepulauan Riau.

Seperti di kota-kota besar lainnya di Indonesia, moda transportasi umum ini sudah dilayani oleh transportasi pengumpan menuju halte di jalan utama.

“Artinya masih dibutuhkan trasportasi yang saling terintegerasi. Selama ini hal tersebut belum terlengkapi di kota Batam,” ujarnya.

Terlebih dari Pemerintah Kota Batam atau BP Batam berencana membangun transportasi LRT.

Untuk persiapan transportasi jangka panjang menjadi suatu keharusan di sebuah kota, dan apa yang sudah ada seperti Trans Batam mesti dimaksimalkan.

Sehingga perlu kolaborasi dengan pihak swasta sehingga  tidak mutlak dari pemerintah yang menyiapkan.

“Maka perlu bersama-sama berkolaborasi dengan pihak swasta atau stakeholder terkait dibidang transportasi, dalam pengembangan di masa mendatang,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait