PEMBAYARAN DIGITAL: QRIS yang Naik Daun di Asia Tenggara

QRIS asia tenggara
Ilustrasi.

Batam (gokepri) – Pembayaran digital QRIS milik Bank Indonesia makin populer di Asia Tenggara, diperluas hingga Malaysia dan Thailand. Jepang dan Singapura menyusul.

Dinamai QRIS Cross Border, turis Indonesia sudah bisa bertransaksi di Malaysia lewat pembayaran QR code yang diluncurkan Bank Indonesia sejak 17 Agustus 2019 ini. Begitu juga sebaliknya, turis Malaysia yang mengunjungi Indonesia bisa belanja dengan QRIS meski dengan mata uang dan aplikasi perbankan atau pembayaran masing-masing negara.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah BI Kepri, Taufik Ariesta mengungkapkan, QRIS Cross Border sangat menguntungkan masing-masing negara. Khususnya daerah yang banyak wisatawan seperti Kota Batam, Indonesia.

HBRL

“Implementasi QRIS Cross Border juga bakal dilakukan di Singapura dan Jepang,” ujar dia saat acara bersama wartawan di Batam Centre, Senin 12 Juni 2023.

QRIS Asia Tenggara
Kepala Tim Implementasi Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah BI Kepri, Taufik Ariesta (kiri). Foto: gokepri/Engesti

Ada beberapa aplikasi pembayaran dan perbankan Malaysia yang bisa membayar dengan QRIS. Antara lain CIMB Niaga, Hong Leong Bank, Maybank, Publik Bank, TNG Digital. Selain itu, ada juga Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) lainnya asal Malaysia yang menyediakan transaksi via QRIS Cross Border. PJP itu adalah AmBank, Boost, UoB, dan Razer.

Sementara aplikasi pembayaran Indonesia yang bisa scan QR Malaysia di antaranya CIMB Niaga, Bank Sinarmas, Dana, Bank BPD Bali, Ottocash, Bank Syariah Indonesia (BSI), Linkaja, Bank Central Asia (BCA), Bank Mega, Permata Bank.

“Untuk semua merchant di Indonesia bisa di scan dengan aplikasi dari Malaysia. Untuk aplikasi dari Malaysia memang belum semuanya,” ujar Taufik. Para pengguna QRIS dari aplikasi maupun PJP tersebut tidak perlu mendaftar kembali untuk memanfaatkan layanan QRIS Cross Border. Artinya, akun QRIS yang ada saat ini sudah otomatis terhubung dengan sistem QRIS Cross Border jika menggunakan aplikasi dan PJP itu.

QRIS asia tenggara
Contoh bukti pembayarn dengan QRIS di Malaysia dan Thailand.

Berdasarkan catatan Bank Indonesia volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Provinsi Kepri. mencapai 4,57 juta hingga April 2023. Sementara untuk nilai transaksi, dari Januari hingga April 2023 telah mencapai Rp679,94 miliar. Sudah melebihi transaksi sepanjang 2022.

“Nilai transaksi itu secara rupiah itu Rp670 miliar untuk nilai tahun 2022. Artinya sudah melebihi transaksi tahun 2022 dari sisi nilai transaksi,” kata Taufik. Ia menyampaikan dari sisi pengguna QRIS sebanyak 55 persen adalah merchant 29 persen adalah usaha mikro kecil dan 12,4 persen adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

“Kalau nominal transaksinya itu sama juga mayoritas usaha mikro 29,2 persen, ikuti usaha kecil dan usaha menengah, sama juga dengan volume transaksinya,” ungkap Taufik.

Menurut Taufik, dengan adanya QRIS tersebut membantu pelaku UMKM untuk bisa memudahkan mereka dalam bertransaksi. “Jadi untuk merchant, pelaku usahanya atau QRIS itu sebenarnya sudah bisa. Jadi ketika orang Malaysia datang ke Indonesia, semua UMKM, pedagang atau yang pakai QRIS itu sudah bisa mereka scan di semua yang ada di kita,” kata dia.

Baca Juga: 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait