Air Batam Hulu Optimalisasi Produksi dan Daerah Tangkapan Air

Ilustrasi. Waduk Muka Kuning. Foto: Dok. BP Batam

BATAM (gokepri.com) – Untuk memenuhi kebutuhan warga Batam terhadap air bersih, Air Batam Hulu (ABHu) melakukan optimalisasi produksi dan daerah tangkapan air.

Corporate Communication Air Batam Hulu Batam Ginda Alamsyah mengatakan saat ini produksi air bersih di Batam didukung oleh enam waduk, yaitu Muka Kuning, Duriangkang, Sei Ladi, Piayu, Sei Harapan dan Nongsa.

Pada awal masa transisi, kapasitas produksi ke 6 WTP tersebut adalah sebesar 3.291 lps untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan Batam dan memasuki tahun ke 3 total produksi telah berhasil ditingkatkan menjadi 3.487 lps.

HBRL

“Tentu ini tidak lepas dari berbagai usaha, salah satunya dengan memastikan level waduk dalam keadaan cukup dan kualitas air baku yang baik, sehingga produksi air bisa optimal,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Beberapa usaha pemeliharaan telah dilakukan untuk menjaga kecukupan dan kualitas air di waduk. Di antaranya melakukan reboisasi hutan di daerah tangkapan air, mengoperasikan sedimentasi trap trash rack di waduk dan mengeruk waduk agar tidak dangkal.

Selain itu juga dilakukan pembersikan eceng gondok dan gulma, memelihara badan bendung dan alat-alat instrumentasinya. Mengamankan dan menertibkan area waduk dari bangunan dan aktivitas liar.

“Serta melakukan pemeliharaan dan uji operasi peralatan hidromekanikal,” ujarnya.

Sementara itu dari sisi produksi ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan, di antaranya berkoordinasi dengan tim distribusi  agar air yang diproduksi dapat dialirkan ke pelanggan dengan tepat sasaran.

Kemudian pengoperasian pipa transmisi antar waduk juga dilakukan agar kestabilan suplai antar waduk dapat tercapai.

Namun kondisi penambahan jumlah pelanggan dan naiknya kebutuhan pelanggan yang besar akan air saat ini masih di atas kapasitas produksi.

“Harapan kami dengan selesainya pekerjaan penambahan kapasitas  WTP Muka Kuning sebesar 350 lps dan program revitalisasi pipa distribusi maka pemenuhan atas kebutuhan pelanggan dapat terealisasi,” kata dia.

Selain itu beberapa langkah pendukung juga dilakukan untuk menjaga keandalan produksi adalah.

Di antaranya perbaikan dan pengadaan pompa intake maupun pompa distribusi, perbaikan dan pengadaan panel pompa VSD.

Kemudian penggantian dosing pump dan alat ukur, perbaikan unit-unit instalasi pengolahan air dan beberapa langkah lainnya.

Ginda mengatakan usaha-usaha  penambahan kapasitas produksi ini merupakan komitmen Air Batam Hulu untuk memberikan layanan masyarakat berakses air bersih sejalan dengan  tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Khususnya pada sektor lingkungan hidup, yaitu memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih dan sanitasi yang baik,” kata dia.

Baca Juga: Jaga Kualitas Air, PT Air Batam Hulu Bersihkan Eceng Gondok di Waduk Duriangkang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

Pos terkait