BATAM (gokepri.com) – Sebanyak 554 mubalig di Batam terima insentif dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Insentif tersebut untuk periode periode triwulan pertama tahun 2023.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid mengatakan insentif yang diterima mubalig, imam dan guru ngaji sebesar Rp750 ribu per bulan.
Insentif yang diterima saat ini merupakan insentif periode Januari sampai dengan Maret tahun 2023.
“Selain imam, mubaligh dan guru mengaji insentif juga kita berikan kepada pendeta. Untuk penyalurannya langsung ke rekening penerima,” kata Jefridin, Rabu 29 Maret 2023.
Penyerahan insentif itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Penyerahan insentif itu dibalut dengan kegiatan silaturahmi.
Penyerahan insentif itu kata dia menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para mubalig.
“Ini untuk triwulan yang pertama, mudahan April sudah bisa kita cairkan,” kata Rudi.
Menurutnya, tokoh agama memiliki peran penting dalam membangun Kota Batam, khususnya dalam mewujudkan Kota Batam yang madani.
“Di saat para orang tua bekerja, guru-guru TPQ membantu mengajarkan anak-anak (mengaji). Begitu juga para imam masjid dan mubalig yang ikhlas berdakwah,” ujar dia.
Rudi menyebutkan bantuan pemerintah atas kerja sama yang baik selama ini, ia berharap akan terus terbina ke depan.
“Dalam membangun Kota Batam kita butuh masukan alim ulama. Sehingga kebijakan kita tidak keluar dari rel peraturan undang-undang, maupun agama,” kata dia.
Baca Juga: Guru PAUD di Kepri Terima Insentif, Total Anggarannya Rp4,5 M
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









