BATAM (gokepri.com) – Anggota DPRD Kepri Uba Ingan Sigalingging datang ke Sei Nayon Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Warga pun langsung curhat soal konflik lahan di daerah tersebut.
Warga di RW 12, Sei Nayon, Bengkong sedang mengadakan gotong royong ketika Uba dan rombongan datang, Minggu 26 Februari 2023.
Ketua RW 12, Anwar Effendi Dalimunthe mengatakan hingga saat ini warga tak mau direlokasi. Dia harap ada solusi dari pemerintah yang tak merugikan masyarakat.
“Warga bersedia membayar WTO dengan harga yang pantas. Kalau ini tidak ada penyelesaian kami akan turun aksi dengan massa yang lebih besar,” kata dia.
Ia menyebut jika Sei Nayon menjadi satu kesatuan dalam persoalan tersebut, masyarakat tetap kompak dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang beredar. Juga warga menginginkan satu hal yakni hak atas lahan
“Sampai saat ini masyarakat tetap dalam keadaan kondusif. Kalau diganggu masyarakat akan lawan,” ujar dia.
Ia berharap lahan tersebut dikuasai oleh masyarakat dengan legalitas yang jelas.
“Dari tahun 2000 kami berjuang, ini tempat anak cucu saya. Kalau namanya ingin menguasai itu jangan di sini, kami berjuang mati-matian. Pemerintah dengarkanlah. Kami sanggup membayar WTO. Ini menjadi tempat bibit generasi bangsa,” kata dia.
Uba Sigalingging mengatakan negara tidak boleh mengabaikan dan mendiskriminasi warga dalam hak atas pemukiman. Lewat gotong-royong itu, Uba harap warga bersatu.
“Pertama rasa hormat kepada warga Sei Nayon bersatu bersama memperjuangkan hak. Kami hadir untuk memberikan dukungan atas perjuangannya,” kata Uba.
Baca Juga: Polemik Lahan Sei Nayon, Rudi: Tak Perlu Khawatir Satu Orang Satu Kavling
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









