Dermaga Besar dan Pantai Wisata Akan Dibangun di Belakangpadang

Pulau Belakangpadang atau Pulau Penawar Rindu di Kota Batam. Foto: Dok. Gokepri.com

BATAM (gokepri.com) – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan ingin membangun dermaga besar dan pantai wisata di Belakangpadang. Hal itu diungkapkannya dalam Musrenbang Kecamatan Belakangpadang, Senin 6 Februari 2023.

Rudi mengatakan dermaga kapal di Belakangpadang harus representatif. Ia pun meminta Dinas Perhubungan membuat kajian untuk membangun dermaga jetty yang lebih besar sehingga bisa disinggahi kapal yang lebih besar.

Hal itu bertujuan agar jaringan transportasi ke Pulau Penawar Rindu tersebut akan semakin mudah dan variatif.

HBRL

“Saya juga berfikiran alangkah bagusnya di sini ada pantai dengan pemandangan menghadap ke Singapura sehingga menjadi daya tarik wisata orang ke sini,” kata Rudi, dikutip dari laman resmi Pemko Batam.

Menurut dia, posisi Belakangpadang ini sangat dekat dengan Singapura dan kehadiran pantai tersebut tentu ini akan sangat menarik.

Rudi mengatakan terkait pantai tersebut bisa dibahas bersama para tokoh terutama untuk lahannya.

“Saya kira ini harus dibangun oleh pemerintah. Ini perlu didesainkan betul-betul karena jika wisata di sini hidup maka ekonomi masyarakatnya akan hidup juga,” kata Rudi yang juga menjabat Kepala BP Batam ini.

Rudi pun mendorong masyarakat Belakangpadang untuk berinovasi agar pulau tersebut memiliki daya tarik wisata bagi wisatawan.

Selain mengubah lingkungan menjadi lebih indah dan nyaman, Rudi juga meminta warga untuk menyiapkan kuliner yang unik dan enak.

Ia menegaskan pembangungan Kota Batam tidak hanya akan fokus pada wilayah perkotaan saja, tapi juga memperhatikan kawasan hinterland.

Dalam musrenbang tesebut dibahas penyusunan anggaran pembangunan untuk tahun 2024 di Belakangpadang.

Camat Belakangpadang Yudi Admajianto mengatakan ada beberapa usulan prioritas di Belakangpadang. Sebagian besar di sektor perhubungan.

Di antaranya pembangunan ponton jati lama di Kelurahan Tanjung Sari, Jembatan penghubung ke Pulau Mat Belanda di Kelurahan Sekanak, Pelabuhan di Pulau Terong, Renovasi Atap Pelabuhan Pulau Kasu, dan Pemberdayaan Masyarakat berupa penyediaan mesin pancung nelayan di Pulau Pecung.

Baca Juga: Pelayaran Sekupang-Belakangpadang Punya Ponton Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

Pos terkait