Batam (gokepri.com) – PT Capella Dinamik Nusantara sebagai Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah Kepri kembali menyelenggarakan Seminar Safety Riding.
Kali ini giliran mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Ibnu Sina kota Batam yang menjadi peserta seminar. Seminar bertajuk “Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman” ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompentensi dibidangnya antara lain Ipda Indra Gunawan selaku Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Polresta Barelang, Christofer Valentino selaku Instruktur Safety Riding Honda Kepri, dan Anggiat Simanjuntak selaku Kasi Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam.
Seminar dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan kata sambutan dari Abdul Rohmad Basar selaku Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ibnu Sina.
Kemudian dilanjutkan acara inti yaitu pemaparan materi dari narasumber dan diskusi tanya jawab yang dipimpin oleh Reo Rizky Adi Saputra selaku Honda Customer Care Officer Honda Kepri. Pemaparan materi yang pertama adalah materi Safety Riding dari kepolisian yang disampaikan oleh Indra Gunawan. Ia memaparkan materi antara lain tentang tata cara berkendara yang aman, prosedur keselamatan diri, sarana prasarana lalu lintas, bentuk pelanggaran, serta aturan dan sanksi yang berlaku.
Kemudian narasumber kedua yaitu Anggiat Simanjuntak yang memberikan sharing materi terkait strategi yang dilakukan pihak yang berwajib khususnya Dinas Perhubungan dalam mengatur lalu lintas, menciptakan sarana dan prasarana transportasi untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jalan agar berjalan lancar dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas, serta potensi-potensi bahaya di jalan yang dapat menimbulkan kecelakaan dan cara menghindarinya.
Dan narasumber terakhir dari Instruktur Safety Riding Honda. Christofer Valentino atau pria yang akrab dipanggil Valen ini membahas perihal angka kecelakaan yang masih tinggi di Indonesia yaitu sebanyak 103.645 kasus kecelakaan di tahun 2021 yang bersumber dari data Korlantas Polri dan didominasi oleh keterlibatan pengendara sepeda motor sebesar 73 persen dari total angka kecelakaan tersebut.
Dari sekian banyak kasus kecelakaan yang terjadi ternyata yang menjadi jenis atau pola kecelakaan tertinggi adalah “Pola Kecelakaan Depan Belakang” yaitu kasus di mana bagian depan kendaraan menabrak bagian belakang kendaraan yang ada di depannya atau sederhanaya menubruk. Kemudian Valen mengajak peserta untuk berdiskusi terkait penyebab dan resiko dari kejadian kecelakaan Pola Depan Belakang tersebut.
Lalu Valen memberikan tips agar terhindar dari kecelakaan khususnya Kecelakaan Pola Depan Belakang yaitu sebagai berikut. Jika kita dalam posisi pengendara yang di belakang, pertama jaga jarak aman kita seperti dianjurkan Kementerian Perhubungan dalam berbagai range kecepatan memiliki jarak minimal dan jarak amannya masing-masing, atau sederhananya memakai patokan waktu selama tiga detik dari kendaraan di depan kita, kedua pandangan kedepan melihat kondisi jalan, pahami lingkungan jalan, pahami karakteristik kendaraan di depan, lihat sinyal kendaraan di depan seperti lampu sein ataupun rem.
Ketiga hindari blind spot kendaraan di depan kita, dengan begitu kita bisa memprediksikan pergerakan kendaraan di depan kita sehingga jika terdapat potensi menabrak kita bisa menghindarinya dan juga terhindar dari bahaya karena kita masuk dalam blind spot kendaraan di depan kita.
Kemudian jika kita berada di posisi depan maka tentunya kita harus memastikan lampu signal motor yang menjadi alat komunikasi dengan kendaraan sekitar kita berfungsi dengan baik agar kendaraan di belakang kita bisa mendapatkan informasi tentang pergerakan kita, kemudian juga pandangan ke depan mengidentifikasi kondisi jalan dan memahami lingkungan dari jalan yang akan kita lalui, melihat spion dan menyalakan lampu sein sebelum merubah arah, serta jangan melakukan pergerakan secara tiba-tiba, oleh karena itu poin-poin tersebut penting untuk dilakukan dan sebaiknya kita tidak melakukan pengereman atau merubah arah secara mendadak.
Dan di akhir penyampaian materi tak lupa Valen juga membubuhkan sebuah quotes yang menginspirasi para peserta akan pentingnya untuk berkendara aman dan selalu mengutamakan keselamatan berkendara.
“Esok adalah hadiah untuk berkendara dengan aman hari ini, dengan berkendara aman kita berpotensi besar merasakan sejuknya udara pagi dan silaunya mentari di pagi hari esok, jangan lupa selalu #Cari_Aman saat naik motor,” tutup Valen dengan senyum lebar. Kemudian acara dilanjutkan dengan Kuis Online interaktif dan pemberian hadiah perlengkapan berkendara kepada peserta pemenang kuis oleh tim panitia Honda Kepri dan Universitas Ibnu Sina.
Setelah itu acara ditutup dengan doa dan foto bersama seluruh peserta yang hadir. Demikianlah rangkaian dari acara Seminar Safety Riding yang diselenggarakan Honda Kepri bekerja sama dengan Universitas Ibnu Sina, Satlantas Polresta Barelang, dan Dinas Perhubungan Kota Batam.
Penulis: Eri








