DPRD Batam Disuguhkan Pocong saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Demo tolak kenaikan harga BBM
Mahasiswa dan buruh berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di DPRD Batam, Senin 19 September 2022. Mereka membawa foto Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPRD Batam Nuryanto. Foto: gokepri/Engesti

Batam (Gokepri.com) – Di tengah aksi demonstrasi mahasiswa dan buruh di depan Kantor DPRD Kota Batam, anggota dewan disuguhkan pocong. Namun bukan pocong betulan tapi hanya atribut peserta demo yang mengartikan keadilan yang sudah mati.

Berdasarkan pantauan awak media gokepri.com, pendemo memberikan atribut itu langsung ke pada ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto. “Mari kita taburkan bunga ini menandakan keadilan yang sudah mati,” kata salah satu orator saat melakukan aksi di Depan Kantor DPRD Batam Senin 19 September 2022.

Tak hanya atribut pocong para mendemo juga menyandingkan poster ketua DPRD Kota Nuryanto dengan Ketua DPR RI Puan Maharani. “Keduanya sama. Yang satu harga merayakan ulang tahun saat Kenaikan BBM. Yang di Batam tak ada menentukan sikap. Menyusahkan rakyat,” katanya.

Ketua DPRD Kota Batam Beberapa anggota DPRD yang hadir saat itu hanya bisa tersenyum. Diketahui aksi demo kali ini merupakan gabungan antara mahasiswa dan buruh Kota Batam. Mereka melakukan aksi menolak kenaikan Harga BBM yang dinilai sangat memberitkan.

Selain itu, tuntutan kaum buruh, adalah menolak undang-undang Cipta Kerja atau omnibuslaw beserta turunannya, dan naikkan UMK dan UMP 2023, sebesar 10-13 persen.

“Kenaikan BBM sangat menyengsarakan masyarakat, terutama kaum buruh, kenaikan BBM, tidak diiringi dengan kenaikan upah sebelumnya, sehingga daya beli masyarakat anjlok,” ucap orator.

Sementara orator dari pihak mahasiswa menyampaikan 5 poin tuntutan, yakni :

1. Menolak kenaikan harga BBM

2. Menolak BLT BBM, karena bukan solusi yang tepat.

3. Menuntut BPH Migas, terkait pengawasan terhadap pendistribusian BBM yang tidak tepat sasaran.

4. Mendesak Presiden menyelesaikan janji 8 tahun lalu, terkait pelanggaran HAM.

5. Menuntut DPRD Batam, menyatakan sikap penolakan kenaikan BBM dan menyetujui 4 tuntutan mahasiswa secara terbuka.

Penulis: Engesti

 

Pos terkait