Batam (gokepri.com) – Sebanyak 29.059 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Batam menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan sembako tahap 1 tahun 2022 sebesar Rp500.000 untuk setiap KPM.
Kepala Kantor Cabang Utama Pos Kepulauan Riau Elan Pramudiansyah menyebut pada hari ini untuk di Kota Batam ada 3.500 KPM yang menerima BLT BBM. “Hari ini kami membuka sembilan titik lokasi untuk 3.500 KPM yang menerima BLT BBM. Dua hari lalu, untuk pembagian BLT BBM dan sembako mencapai 21.000 KPM dan semalam berubah menjadi 29.059 KPM yang tersebar di 12 kecamatan,” kata Elan.
Ia menjelaskan pihaknya akan menggunakan metode komunitas kecil dari RT/RW dandari rumah ke rumah bagi lansia dan disabilitas. “Penyaluran BLT ini kami targetkan dalam sepekan ke depan. Ini kami lakukan secara masif, mudah-mudahan program ini bisa kami salurkan dengan cepat sesuai target,” ujar Elan.
Penyaluran dilakukan mulai Kamis (8/9). BLT BBM dan sembako ini disalurkan pemerintah untuk meminimalisasi dampak penyesuaian harga BBM. Bantuan sosial ini berupa BLT BBM senilai Rp300 ribu/KPM dan bantuan sembako senilai Rp200 ribu/KPM, sehingga total bantuan yang diterima senilai Rp500.000/KPM.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan penyaluran bantuan dilakukan oleh PT Pos yang ditunjuk oleh Kemensos untuk mendistribusikan BLT BBM dan bantuan sembako bulan September 2022. “Mudah-mudahan bantuan yang sudah diberikan pemerintah ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya serta meringankan beban warga,” kata Wali Kota.
Warga Kota Batam bersyukur mendapatkan Bantuan Langsung Tunai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BLT BBM) dari pemerintah di tengah melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok.
Seorang warga Batam, Dernita Masdiana di Batam, Kamis, mengatakan BLT yang diterimanya akan digunakan untuk membeli bensin kendaraan antar-jemput anaknya ke sekolah sehari-hari.
“Uang ini kita pegang saja, sewaktu-waktu butuh bensin lagi ini yang akan digunakan. Karena sekarang antar anak sekolah tidak cukup cuma isi Rp10 ribu per hari, kita harus isi lebih. Yang pasti uang ini kami fokuskan untuk isi bensin anter jemput anak sekolah,” kata Dernita.
Hal senada juga disampaikan warga Batam lainnya, Neli Oktavia yang mengatakan dengan adanya BLT ini cukup meringankan beban masyarakat saat ini.
“Alhamdulillah uang ini mau kami gunakan untuk bayar tagihan air dan listrik. Ini dapatnya BLT nya kan Rp500 ribu, jadi buat bayar tagihan air sekitar Rp200 ribu dan tagihan listrik Rp200 ribu,” kata Neli.
Penulis: Engesti/Antara









