Ruang Kelas Terbatas, Siswa Ditampung di Sekolah Swasta

Sekolah Swasta di Batam
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung. (Foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Keterbatasan ruang kelas dan sekolah negeri di Kepri menjadi atensi tersendiri bagi Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Sebab daya tampung sekolah dengan jumlah calon peserta didik baru selalu tidak seimbang, khususnya di Kota Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung mengatakan sekolah swasta akan menjadi opsi bagi calon peserta didik yang tak tertampung di sekolah negeri.

“Sekolah swasta yang kami opsikan untuk menampung calon peserta didik,” kata Andi Kamis 16 Juni 2022.

HBRL

Andi menjelaskan jumlah kelulusan peserta didik tingkat SMP di Kepulauan Riau mencapai 34 ribu sementara di Kota Batam jumlah kelulusan peserta didik tingkat SMP mencapai 19 ribu. Sedangkan daya tampung sekolah negeri hanya 11 ribu.

“Kalau kabupaten lainnya tidak ada masalah yang menjadi problem ini di Batam. Kami berharap yang 8 ribu itu masuk ke swasta itu harapannya. Semoga bisa tercover semua,” kata dia.

Andi juga mendorong agar orang tua dapat terbuka pikirannya terkait sekolah swasta yang mahal dan tidak bermutu. Menurut dia, sekolah swasta saat ini sudah bagus dan tidak kalah dengan sekolah negeri.

“Tidak semua kok sekolah swasta itu mahal. Karena sekolah swasta juga secara stimulus udah dibantu oleh pemerintah melalui dana BOS,” kata dia.

Andi juga mendorong masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas supaya memasukkan anak-anaknya ke sekolah swasta. Ini untuk memberi kesempatan terhadap orang tua yang ekonominya menengah ke bawah dapat menitipkan buah hati mereka ke sekolah negeri.

“Ya moga-moga orang tua yang menengah ke atas dengan segala maaf agar bisa masuk swasta. Jadi berimbang,” kata dia.

Untuk informasi, proses pendaftaran PPDB jenjang SMK di Kepri mulai dibuka tanggal 18-25 Juni 2022, pengumuman 27 Juni 2022, dan pendaftaran ulang 29 Juni hingga 1 Juli 2022. Sementara SMA, pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan jalur bahasa tanggal 18-25 Juni 2022.

“Semalam tanggal 14 kami sudah uji coba server dan tidak ada kendala. Tetapi kita tetap berharap tangga 18 itu dapat berjalan dengan baik,” kata dia.

Penulis: Engesti

Pos terkait