Perusahaan Hidrolik dan Otomasi Bosch Rexroth Buka Kantor di Batam

Bosch Rexroth Batam
Managing Director Bosch Rexroth Indonesia, Kristo Kenmart (kiri), saat sesi konferensi pers peresmian kantor cabang di Kawasan Bintang Industri 2, Tanjunguncang, Kota Batam, Rabu 25 Mei 2022. (Foto: gokepri/Candra Gunawan)

Batam (gokepri.com) – Bosch Rexroth, perusahaan penyedia teknologi penggerak atau hidrolik dan pengontrol asal Jerman, menghadirkan kantor cabang di Kota Batam. Ekspansi ini memudahkan pelanggan sekaligus mendukung perkembangan industri di kawasan perdagangan bebas.

Kantor cabang dan gudang Rexroth berlokasi di Kawasan Bintang Industri 2, Tanjunguncang. Peresmiannya berlangsung pada Rabu 25 Mei 2022 di kantor baru Rexroth.

“Rexroth ingin mendekatkan diri dengan pelanggan sehingga proses bisnis lebih efektif dan efisien,” ungkap Managing Director Bosch Rexroth Indonesia, Kristo Kenmart.

HBRL

Kantor cabang Rexroth juga menjadi langkah bisnis perusahaan asal Jerman ini menjangkau industri di FTZ Batam dengan menghadirkan keahlian dan solusi yang tailor-made untuk produk hidrolik bagi sektor industri teknik sipil, pertambangan, kelautan, perkapalan, energi hingga perkebunan, termasuk otomasi untuk industri elektronik.

Rextroth memilih Batam sebagai kantor cabangnya yang keenam di Indonesia karena menjadi daerah strategis di wilayah Barat Indonesia dan berada di jalur pelayaran internasional.

Selain Batam, Rexroth punya kantor cabang di Surabaya, Medan, Balikpapan, Semarang dan Bali, dengan kantor pusat di Jakarta.

Mereka pun mempertimbangkan manfaat fiskal dari penerapan FTZ di Batam sebagai faktor membuka cabang di Batam karena mendapat fasilitas pembebasan bea ekspor dan impor, PPn hingga PPnBM.

Sehingga fasilitas itu memberi keutungan tambahan bagi pelanggan di antaranya pembebasan pajak, waktu pengiriman yang lebih singkat dan meminimalisir biaya pengiriman dan penyimpanan.

Keuntungan ini menjadi langkah bisnis penting bagi Rexroth karena sebelumnya banyak perusahaan yang memilih melakukan pemesanan produk dari luar negeri atau Jakarta.

“Sehingga meningkatkan produktivitas mereka,” tutur Kristo.

Kristo mengatakan Batam adalah salah satu kawasan industri terpenting di Indonesia sehingga kota ini diharapkan menjadi pionir gerakan industrialisasi nasional.

“Sebagai salah satu sentra industrialisasi nasional, Batam menjadi lokasi yang menjanjikan bagi Bosch Rexroth untuk dapat berinvestasi sekaligus terus melayani kebutuhan para pelanggan dari berbagai bidang industri,” papar dia.

Kehadiran kantor dan gudang ini akan membuat proses pemesanan produk lebih mudah, waktu tunggu lebih singkat bagi pelanggan dan kehadiran sales representatives yang akan menjangkau banyak pelanggan. Dalam waktu dekat, Resroth Bosch juga akan menyediakan layanan servis.

Rexroth adalah penyedia mobile hydraulics, industrial hydraulics dan factory automation, sampai conveyor belt. Salah satu pelanggan utamanya di Batam adalah PT Caterpillar, produsen alat berat, dan beberapa industri manufaktur.

“Keahlian Bosch Rexroth menawarkan solusi teknologi yang aman, efisien, cerdas dan berperforma tinggi bagi pengguna dari berbagai industri,” ungkap Kristo.

Peresmian kantor baru ini dihadiri petinggi Caterpillar David Smith, CEO Bosch Rexroth Asia and Oceania, petinggi Bosch Rexroth Mobile Hydraulic Services Christoph Lipp dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Syakyakirti.

Christop Lipp mengungkapkan kantor cabang di Batam dan Indonesia memiliki peran penting bagi perkembangan bisnis Bosch Rexroth di regional Asia Tenggara.

“Populasi kendaraan berat untuk pertambangan terbesar kedua ada di Indonesia,” kata dia.

Untuk diketahui, Bosch telah hadir di Indonesia sejak 1919. Pada Mei 2008, mereka mendirikan anak usahanya PT Robert Bosch di Jakarta. Pada 2020, Bosch mencatatkan penjualan sebesar Rp1,6 triliun.

Selain hidrolik dan otomasi, mereka juga dikenal sebagai produsen komponen, alat diagnostik, perlengkapan otomotif, peralatan rumah tangga, power tools, teknologi gedung, industri boiler sampai solusi informasi teknologi.

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait