Batam (gokepri.com) – Ribuan pemudik mulai memadati pelabuhan Batu Ampar sejak pukul 06.00 pagi. Sebab, waktu keberangkatan KM Kelud tujuan Batam- Medan dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan pantauan awak media, suasana mudik kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kondisinya ramai; padat sejak pemerintahan pusat mengeluarkan aturan pencabutan larangan mudik.
Petugas keamanan, TNI-Polri, hingga petugas kesehatan turut hadir mengecek kesiapan pemudik dari mulai tiket sampai sertifikat vaksin.
Staf Operasional Pelni, Adam mengatakan, untuk saat ini tiket yang terjual sudah 2500 untuk tujuan Medan.
“Tujuan Medan, kemungkinan ada penambahan lagi kita melihat situasi,” kata Adam Kamis 28 April 2022.
Adam menjelaskan, puncak arus mudik sudah mulai terasa sejak tanggal 25 April 2022 lalu dan tiket kapal yang dijual oleh sudah habis terjual.
“Dengan kapasitas kapal yang muat sampai 2607 itu semua full sit, untuk tanggal 30 April 2022 kapasitas yang terjual udah 2607 juga,” katanya.
Sementara salah satu pemudik, Sri menuturkan membutuhkan waktu lama untuk dapat memasukki kapal, dikarenakan salah satu anaknya yang tidak memiliki surat keterangan vaksin.
Sri beserta suami juga sempat mempertanyakan kebijakan dari petugas kesehatan, dikarenakan anaknya yang tidak memiliki surat vaksin masih berusia 7 tahun.
“Selain itu, kami juga sudah melakukn tes PCR dan ini suratnya. Tapi kenapa ditolak oleh petugas kesehatan,” tanyanya.
Walau demikian, Sri berserta suami mengaku tidak akan menyerah, dan akan mencari cara lain agar diizinkan untuk menaikki kapal.
Pemandangan berbeda di salah satu sudut ruangan tunggu Pelabuhan Batuampar, saat salah seorang penumpang tampak tengah menunggu seseorang.
Saat didatangi, pria yang diketahui bernama Yassin, tengah menunggu temannya yang sedang mencari tiket kapal melalui jasa calo.
“Saya gak punya tiket, dari lama mau beli di loket Pelni selalu kehabisan,” terangnya.
Walau begitu, Yassin menerangkan bahwa ia memiliki kelengkapan dokumen lain seperti surat keterangan vaksin hingga booster.
Untuk mendapatkan tiket kapal untuk kelas ekonomi, Yassin mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp450 ribu, harga ini dua kali lipat dibanding harga normal Rp220 ribu yang dirilis dari situs resmi Pelni.
Penulis: Engesti









