Batam (gokepri.com) – Warga Bengkong terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar pemerintah Kota Batam. Ratusan warga rela antre sejak pagi agar tidak kehabisan stok sembako murah. Sebab pasar murah itu hanya sampai pukul 14.00 siang.
Desi (39) warga Bengkong mengaku senang dengan ada pasar murah itu. Pasalnya, harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan dengan harga yang di pasaran.
“Lumayan lah. Selisihnya Rp2 ribu sampai Rp5 ribu,” kata Desi, Senin 28 Maret 2022.
Desi memanfaatkan momentum pasar murah ini. Ia sampai memborong beberapa bahan pokok untuk stok bulan Ramadan.
“Ini langsung belanja banyak untuk puasa bawang minyak murah-murah,” kata dia.
Sementara warga lainnya, Rubiah (39) mengatakan, sengaja datang jauh-jauh dari Batu Aji untuk mendapatkan harga sembako murah.
“Saya dari Marina, Batu Aji. Kebetulan main ke tempat saudara jadi sekalian borong,” kata dia.
Ia berharap pasar murah sering-sering diadakan.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad mengatakan pasar murah ini digelar di 9 Kecamatan yang ada di Batam. Jadwal operasi pasar dilaksanakan pada sembilan kecamatan selama lima hari.
“Warga Batam manfaatkan momentum ini,” kata Amsakar.
Menurut dia, operasi pasar ini setiap tahun dilakukan untuk menekan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terkendali.
Prinsipnya, lanjut Amsakar, pemerintah memahami persoalan masyarakat yang dihadapi masyarakat dan pasar murah merupakan salah satu bentuk kehadiran negara di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pada kegiatan ini komoditi akan lebih murah karena melibatkan langsung sekitar 50 distributor. Kami harapkan fair, kalau semisal ada lebih mahal, saya perintahkan komoditinya ditarik saja daripada tersebar informasi yang bias ke masyarakat,” ucapnya.
Penulis: Engesti









