Pimpinan NasDem Karimun, Ketika Anwar Hasyim Terjungkal oleh Caleg Gagal

Ketua DPD NasDem Karimun, dr Jusrizal saat diwawancarai wartawan. (Ilfitra/gokepri)

Karimun (gokepri.com) – Nakhoda Partai NasDem di Karimun berganti. Dari Anwar Hasyim yang seorang Wakil Bupati Karimun (aktif) ke tangan dr Jusrizal, mantan politisi Hanura yang gagal ke DPRD Kepri.

Sejatinya, pimpinan partai di suatu daerah adalah kepala daerah, wakil kepala daerah atau pimpinan di lembaga legislatif.

Bahkan, Ketua DPW Partai NasDem Kepri, Muhammad Rudi sendiri menyebut, kalau pembina sebuah partai di daerah adalah kepala daerah.

HBRL

Namun, yang terjadi di Karimun justru sebaliknya. Pimpinan partai yang seorang wakil kepala daerah justru terjungkal oleh caleg gagal. Ada apa sebenarnya?

Muhammad Rudi menyanjung, Jusrizal merupakan pilihan terbaik dan sosok yang tepat memimpin NasDem Karimun.

“Jusrizal adalah yang terbaik saat ini. Ini bukan pilihan saya sendiri namun pilihan kita bersama. Mudah-mudahan ada perubahan sesuai salam restorasi kami,” kata Muhammad Rudi usai melantik pengurus DPD dan DPC Partai NasDem Karimun, Sabtu, 19 Februari 2022.

Sementara, Jusrizal ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak ada lobi-lobi politik ketika dirinya menjabat sebagai Ketua DPD NasDem Karimun. Bahkan, dia memang tidak pernah meminta jabatan tersebut kepada Rudi.

“Saya tidak pernah meminta, bagaimana saya mau melobi kalau saya tidak meminta. ‘Pak Rudi saya jadi Ketua NasDem’ saya tidak pernah meminta untuk itu,” jelasnya.

Jusrizal sadar, kalau yang digantikannya adalah seorang Wakil Bupati. Sementara, dia hanyalah mantan anggota DPRD dan caleg yang tak terpilih pada Pileg 2019.

“Saya juga sadar, yang ada (Ketua NasDem) di Karimun ini adalah seorang Wakil Bupati, ya saya mantan anggota DPRD, caleg yang gak terpilih 2019 dan meminta (jabatan Ketua NasDem Karimun) suatu hal yang gak pantas,” sebut Jusrizal.

Jusrizal juga jujur mengakui, kalau dirinya tidak pernah melakukan komunikasi dengan Anwar Hasyim selaku Ketua DPD NasDem Karimun sebelumnya.

Namun dengan mantan Sekretaris DPD NasDem Karimun, Pristman Lalela dia menyebut pernah berdialog dan mengajak untuk bergabung, namun ditolak.

“Kalau dengan Pak Anwar Hasyim saya tak pernah komunikasi. Tapi kalau dengan Pristman saya pernah ajak gabung, namun beliau menolak,” ungkapnya.

Dikatakan, pengangkatan dirinya sebagai Ketua NasDem Karimun merupakan murni dari inisiatif Ketua DPW NasDem Kepri, Muhammad Rudi.

“Jadi ini memang murni dari inisiatif beliau (Rudi) untuk meminta saya jadi nakhoda NasDem di Karimun ini,” tuturnya.

Setelah itu, Rudi juga yang langsung membawa usulan itu ke Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh serta minta disusun kepengurusan DPD NasDem Karimun.

“Terus terang, saya sendiri belum pernah ketemu Pak Surya Paloh,” katanya.

Selanjutnya, Jusrizal kemudian menyusun kegiatan pelantikan yang dinilainya sebagai formalitas untuk menunjukkan ke masyarakat Karimun terkait susunan pengurus Partai NasDem Karimun yang baru.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait