Batam (gokepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam secara resmi akhirnya memulai tender atau lelang kerjasama Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan proses lelang SPAM Batam terus berlanjut. Baik itu untuk lelang pengelolaan air di hulu maupun di hilir.
“Proses lelang masih berlanjut, saya sudah tandatangan. Teknisnya tanya langsung ke panitia lelang,” kata Rudi, Jumat 28 Januari 2022.
Sementara itu, dalam pengumuman yang disampaikan BP Batam pada Kamis 27 Januari 2022, ada satu perusahaan dan tiga konsorsium yang telah dinyatakan lulus dalam prakualifikasi lelang SPAM Batam.
Sehingga selanjutnya, perusahaan tersebut dapat mengikuti proses tender SPAM Batam. Keempatnya adalah sebagai berikut.
- Konsorsium PT Krakatau Tirta Industri – Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II – PT Adaro Tirta Mandiri – PT Strivechem Indonesia.
- PT PAM Lyonnaise Jaya
- Konsorsium PT Moya Indonesia – PT PP (Persero)
- Konsorsium Adonis Investment Holding Pte.Ltd – Tritech Engineering & Testing (Singapore) Pte. Ltd – PT Traya Makassar (Konsorsium AIH – TTM – TET).
Sebagaimana diketahui, keempatnya sama-sama dinyatakan lulus prakualifikasi, baik itu dalam pengelolaan SPAM Batam bagian hulu maupun hilir.
Pasca prakualifikasi, proses selanjutnya adalah aanwijzing atau penjelasan yang akan dilakukan BP Batam kepada perusahaan atau konsorsium yang dinyatakan lolos prakualifikasi.
Adapun penjelasan secara teknis dan kunjungan lapangan hulu akan dilakukan pada Rabu 2 Februari 2022. Sementara kunjungan lapangan hilir akan diakukan pada Kamis 3 Februari 2022.
(Penulis : Romadi)









