Karimun (gokepri.com) – Pemadaman listrik secara bergilir akan terus dilakukan PLN Karimun.
Penyebabnya, karena 3 mesin di pembangkit listrik milik PLN mengalami perbaikan hingga menurunnya daya sampai 6 MW.
Kata Jaswir, beban puncak pemakaian daya listrik di Karimun terjadi secara fluktuatif, selain karena pemakaian pelanggan juga karena pengaruh cuaca.
“Hari ini, rencana memang ada pemadaman bergilir lagi,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjungbalai Karimun, Jaswir di ruang kerjanya, Jumat, 7 Januari 2022.
Hanya saja, kata Jaswir, pihaknya masih berusaha agar pemadaman listrik itu tidak sampai terjadi di rumah pelanggan.
“Kami berusaha menghindari pemadaman di rumah-rumah warga,” sebutnya.

Sebagai gantinya, Jaswir menyebut akan melakukan pemadaman di sejumlah hotel besar di Karimun.
“Kalau beban daya listrik cukup, kami tidak akan melakukan pemadaman, namun jika masih kurang maka kami akan melakukan pemadaman di hotel,” ungkapnya.
Alasanya, ketika listrik di hotel dipadamkan, mereka masih bisa menggunakan genset.
Untuk hal itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen hotel di Karimun.
“Soal rencana pemadaman di hotel, kami sudah koordinasi dengan mereka. Dengan begitu, mereka bisa siap-siap menggunakan genset kalau memang pemadaman jadi dilakukan,” katanya lagi.
Jaswir mengatakan, secara keseluruhan, PLN Karimun memiliki kapasitas daya 39 MW di dua pembangkit yang ada di Karimun.
Rinciannya, 29 MW yang ada di PLTD Bukit Carok dan 10 MW di PLTU Tanjungsebatak.
Sementara, pemakaian daya listrik pelanggan di Karimun hanya 29 MW.
“Jika dalam kondisi normal, kami bisa surplus hingga 10 MW. Tapi kalau kondisi saat ini, karena ada perbaikan mesin makanya kami bisa minus,” pungkasnya.
(penulis: Ilfitra)









