Pembelajaran Tatap Muka di Pesantren Batam, Kunjungan Keluarga Dibatasi

Pesantren Kilat Batam
Kegiatan Keagamaan di Bulan Ramadhan berupa Pesantren Kilat Dilakukan SMPN 28 Batam Secara Tatap Muka, belum lama ini. Selama Kegiatan Sekolah Mengklaim menerapkan Protokol Kesehatan Cukup Ketat. (Foto: IST)

Batam (gokepri.com) – Pesantren dan Madrasah di Kota Batam membatasi kunjungan keluarga, baik orangtua dan kerabat dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Kunjungan ini hanya untuk orangtua yang sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Itupun harus dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami mengurangi intensitas orang tua hadir di pondok pesantren dan lainnya, supaya berjalan bisa belajar dengan baik dan tidak menimbulkan kekhawatiran, sejauh ini aman-aman saja,” kata Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Zulkarnain Umar, Kamis (21/10/2021).

Zulkarnain menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka di pesantren dan madrasah berjalan relatif lancar. “Alhamdulillah sejauh ini pembelajaran tatap muka berjalan lancar. Sepanjang kami memulai, sesuai instruksi wali kota, belum ada kendala berarti,” katanya.

HBRL

Menurut Zulkarnain, sejak awal menjalankan pembelajaran tatap muka, tidak ada siswa madrasah dan santri pesantren yang terpapar Covid-19. Ia akan terus memantau proses PTM di madrasah dan pesantren demi memastikan semuanya berjalan baik dan tidak ada penularan Covid-19.

Di madrasah PTM dilakukan dalam dua jadwal untuk mematuhi aturan jaga jarak dan membatasi jumlah siswa di satu kelas. Jumlah siswa tidak dikurangi dalam pembelajaran tatap muka tersebut.

“Karena siswa di madrasah tidak banyak, satu kelas hanya 28 hingga 32 siswa, jadi bisa kami lakukan dua sif. Sejauh ini alhamdulillah lancar, tanpa kendala,” kata dia.

Mengenai vaksinasi, 85 hingga 95 persen dari total siswa madrasah dan santri pesantren tingkat SMP dan SMA sudah menerima vaksin Covid-19. Vaksinasi untuk santri pondok pesantren dilaksanakan langsung di pesantren.

“Ada juga yang digabungkan. Kemarin jumlahnya tidak banyak, ada 200, kami laksanakan di Madrasah Aliyah, kami gabungkan tiga vaksin pertama dan kedua,” katanya. (wan)

Pos terkait