PUSKESMAS TANJUNGBUNTUNG: Kronologi Kadinkes, Korban Sudah Meninggal Dunia Sebelum Dibawa ke Puskesmas

Puskesmas Tanjungbuntung
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi. (Foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmaryadi menyatakan Meri Br Nainggolan terlebih dahulu meninggal dunia sebelum dibawa ke Puskesmas Tanjungbuntung.

Merry adalah bocah 12 tahun yang peristiwa meninggalnya meluas ke publik setelah video Ketua RW mempertanyakan pelayanan Puskesmas Tanjungbuntung. Puskesmas tersebut diduga lalai dan lambat memberi penanganan medis. Merry dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan.

Informasi Merry sudah meninggal terlebih dahulu sebelum dibawa ke Puskesmas terungkap di Rapat Dengar Pendapat DPRD Batam dengan Dinas Kesehatan pada Selasa (19/10).

HBRL

|Baca Juga: Kepala Puskesmas Tanjungbuntung Diperiksa Polisi, Kadinkes Batam: Hanya Sebatas Saksi

RDP membahas peristiwa Merry karena menyoroti kinerja puskesmas. Didi menjelaskan kronologinya di hadapan Komisi IV.

Menurutnya, pengakuan dari Bidan yang memeriksa korban pada saat itu sudah mengetahui kalau korban meninggal dunia.

Namun, lanjut Didi, dia grogi dan tidak percaya diri untuk memberi tahu keluarga bahwa korban sudah meninggal dunia.

“Sudah diperiksa nadinya, sudah tidak ada. Terus waktu diperiksa matanya, pupil mata sudah melebar,” ungkap Didi.

Ia menyatakan kesalahan fatal tersebut bukan sepenuhnya kesalahan pihak Puskesmas. Tapi, pihak keluarga.

“Karena berita yang beredar-kan ini kelalaian, kelalaian dari pihak kami. Padahal kan menurut kami ini kelalaian dari pihak keluarga yang telat mengetahui korban tenggelam. Karena video yang tersebar ini juga sepotong-sepotong, tidak menceritakan dari awal dia datang dalam keadaan seperti apa,” kata Didi.

Meski begitu, Didi mengatakan peristiwa Merry menjadi pelajaran agar tidak terjadi kembali di kemudian hari. (Engesti)

|Baca Juga: Pelajaran demi Perbaiki Pelayanan Puskesmas dari Peristiwa Tanjungbuntung

Pos terkait