Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Toba Bara Energi Bakal Investasi Rp7 Triliun di Batam

pulau bulan plts
Ilustrasi PLTS. (FOTO : UNSPLASH)

Batam (gokepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Toba Bara Energi. Sebagai bentuk komitmen awal investasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen mendukung dan mengawal setiap investor yang akan menanamkan modalnya di Batam. Karena itu, pihaknya menyambut baik dengan rencana pembangunan PLTS yang akan dilakukan oleh PT Toba Bara Energi.

“Tidak ada alasan kami tidak mendukung, sepanjang investor komitmen BP Batam akan terus mengawal dan memberikan kemudahan izin investasinya,” kata Rudi usai melakukan penandatangan secara virtual, Kamis (12/8/2021).

HBRL

Rudi mengatakan total nilai investasi PT Toba Bara Energi diperkirakan mencapai USD470 juta atau berkisar Rp7 triliun. PLTS ini nantinya akan dibangung di waduk Tembesi dan diperkirakan listrik yang dihasilkan sebesar 333 MW.

Dengan demikian diharapkan tentunya nanti dapat memasok kebutuhan listrik di Batam yang saat ini dikelola oleh PLN Batam. Dengan menggunakan energi tenaga surya ini diharapkan juga dapat menurunkan biaya penggunaan listrik di Batam.

“Ke depan listrik tidak boleh mati lagi, karena itu kami sangat menyambut baik rencana investasi ini,” katanya.

Direktur Utama PT Toba Bara Energi, Dimas Adi Wibowo mengatakan pasca penandatangan MoU dengan BP Batam tersebut tentunya pihaknya akan komitmen untuk seger merealisasikan rencana investasi di Kota Batam tersebut.

Dimas juga berharap investasi tersebut dapat segera terwujud, sehingga dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. Ia juga memastikan bahwa PLTS terapung ini merupakan penyediaan energi listrik yang ramah lingkungan.

“Kami selalu berharap dukungan BP Batam dalam mewujudkan investasi ini di Kota Batam,” kata Dimas.

(ard)

Pos terkait