Libur negara tetangga mendongkrak pariwisata Kepri. Pemerintah menyiapkan beragam festival bertaraf internasional.
BATAM (gokepri) – Libur panjang akhir pekan di Singapura dan Malaysia memicu lonjakan drastis turis asing ke Kepulauan Riau pada Agustus 2026. Pemerintah daerah memaksimalkan momentum tersebut lewat berbagai festival pariwisata bertaraf internasional demi mengejar target 2,7 juta pelancong tahun ini.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total 226.035 pelancong asing masuk ke Kepulauan Riau sepanjang bulan kedelapan tahun ini. Angka tersebut melesat 25,14 persen jika membandingkannya dengan catatan Juli 2026 yang hanya mencapai 180.623 pelancong.
Baca Juga: Pawai Khitong di Batam, Pesona Akulturasi Budaya yang Memikat Turis
Pelaksana Tugas Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati menyebut waktu libur nasional di dua negara tetangga tersebut bertepatan dengan akhir pekan. “Momen tanggal merah ini memicu banyak warga asing berbondong-bondong menyeberang untuk berlibur ke Kepri,” kata Margaretha, Kamis 1 Oktober 2026.
Kota Batam masih menjadi gerbang utama dengan menerima 183.281 kedatangan atau menguasai 81,09 persen lalu lintas turis asing. Tiga wilayah lainnya menyusul, yakni Kabupaten Bintan menyumbang 13,05 persen (29.492 kedatangan), Kabupaten Karimun 3,49 persen (7.892 kedatangan), dan Kota Tanjungpinang 3,37 persen (5.351 kedatangan).
Warga negara Singapura mendominasi pasar pariwisata daerah ini dengan menyumbang 85.539 kedatangan sepanjang Agustus lalu. Posisi selanjutnya terisi oleh wisatawan berpaspor Malaysia dengan 78.941 kunjungan, Tiongkok 11.544 kunjungan, dan India 6.404 kunjungan.
Kedatangan turis turut berasal dari Filipina sebanyak 2.896 orang, Jepang 2.654 orang, Inggris 2.443 orang, Korea Selatan 2.232 orang, Australia 2.163 orang, Myanmar 2.001 orang, serta gabungan negara lainnya mencapai 29.218 orang. Mayoritas dari sepuluh negara penyumbang pelancong terbanyak ini mencatatkan tren kenaikan angka kedatangan.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri mematok target kedatangan 2,7 juta pelancong asing sepanjang tahun 2026 atau melampaui target tahun sebelumnya yang berkisar 2 juta orang. Target ini berpeluang besar tercapai mengingat akumulasi kunjungan sejak Januari hingga Agustus 2026 sudah menyentuh 1,4 juta orang.
Kepala Dispar Kepri Hasan terus menggenjot angka kunjungan dengan memperkuat promosi serta memoles kualitas destinasi secara konsisten. “Kami menyiasati target ini dengan menggelar beragam ajang wisata berskala nasional maupun internasional,” kata Hasan.
Pemerintah pusat menunjuk Kepulauan Riau sebagai tuan rumah program Wonderful Indonesia Wellness yang mengambil lokasi di Tanjungpinang dan Bintan. Kementerian Pariwisata turut mendukung daya tarik daerah ini melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN) dengan menghadirkan Jong Race Festival di Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Batam.
Pemerintah daerah juga menyiapkan atraksi pendukung bertajuk Penyengat Heritage dan Kepri International Art & Culture 2026. “Kami optimistis rangkaian festival ini mampu menumbuhkan pariwisata lokal sekaligus menyebar dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujar Hasan. ANTARA
Baca Juga: Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Turis ke Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








