IKABTU Dukung Penertiban Tambang Ilegal di Batam demi Kelestarian Lingkungan

Sudirman Situmeang. (gokepri.com)

BATAM (gokepri.com) — Ikatan Keluarga Besar Tapanuli Utara (IKABTU) Kota Batam menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Pemerintah Kota Batam dalam menertibkan aktivitas penambangan pasir ilegal di sejumlah lokasi.

Ketua IKABTU Batam, Sudirman Situmeang, dalam keterangannya di Batam, menyampaikan apresiasi atas kebijakan Wakil Wali Kota Batam yang menghentikan kegiatan penambangan tanpa izin, termasuk yang terjadi di area selokan dan bahu jalan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus perlindungan lingkungan yang perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

HBRL

“Penambangan pasir tanpa izin tidak hanya melanggar ketentuan hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu fungsi infrastruktur publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas pengambilan material seperti pasir termasuk dalam kategori pertambangan galian C yang wajib memenuhi persyaratan perizinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

IKABTU menilai penertiban tersebut sebagai langkah tepat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Batam, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Terkait pernyataan Wakil Wali Kota mengenai identitas kependudukan para pelaku di lapangan, Sudirman menilai hal itu sebagai bagian dari proses verifikasi administratif yang wajar dalam penegakan aturan.

“Pertanyaan mengenai kepemilikan KTP merupakan hal yang lazim dan tidak seharusnya ditafsirkan sebagai isu yang mengarah pada sentimen SARA,” katanya.

Dalam kesempatan itu, IKABTU juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah belah.

“Kebersamaan dan keharmonisan sosial merupakan fondasi penting dalam mendukung kemajuan Batam sebagai kota yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

IKABTU berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Kota Batam.

Penulis: engesti

Pos terkait