Mewujudkan Batam Terang Melalui Kepedulian Publik

Pencurian Kabel Listrik Batam
Foto: PLN Batam

Kolaborasi antara masyarakat dan PLN Batam menjadi kunci utama dalam melindungi infrastruktur kelistrikan sebagai aset bersama.

INFO GOKEPRI — Maraknya aksi pencurian kabel dan perusakan instalasi listrik di sejumlah wilayah Kota Batam mulai mengancam keselamatan publik serta keandalan pasokan energi. PT PLN Batam mendeteksi upaya perusakan kabel tanah di kawasan Muka Kuning yang bahkan disertai tindakan intimidasi terhadap saksi pelapor.

Aksi vandalisme ini tidak hanya menimbulkan kerugian material bagi perusahaan, tetapi juga berisiko tinggi bagi nyawa pelaku maupun warga di sekitar lokasi. Instalasi kabel bertegangan tinggi yang terbuka akibat dirusak dapat menyebabkan sengatan listrik fatal hingga kematian.

HBRL

Baca Juga: PLN Batam Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat 23 SPKLU

Manajemen PLN Batam melalui keterangan resmi pada Selasa 24 Februari 2026 menegaskan, perbuatan tersebut merupakan pelanggaran hukum berat. Selain ancaman sanksi pidana, dampak langsungnya adalah gangguan distribusi listrik yang merugikan aktivitas ekonomi masyarakat luas.

Guna mencegah perluasan dampak, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar gardu atau instalasi listrik. Partisipasi publik dalam menjaga infrastruktur vital menjadi kunci untuk memastikan stabilitas energi di Batam tetap terjaga.

Keberlanjutan pembangunan dan kenyamanan aktivitas di Kota Batam sangat bergantung pada keandalan pasokan energi listrik. Guna memastikan layanan tetap prima, PT PLN Batam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan yang tersebar di berbagai titik strategis.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga. Sebagai urat nadi perekonomian, instalasi listrik bukan sekadar perangkat teknis, melainkan aset publik yang perlu dilindungi dari segala bentuk potensi gangguan yang dapat menghambat produktivitas masyarakat.

Manajemen PLN Batam menekankan bahwa partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi terkait kondisi instalasi di lingkungan sekitar sangatlah berarti. Melalui komunikasi yang baik, setiap potensi kendala teknis maupun aktivitas yang tidak sesuai prosedur di sekitar gardu listrik dapat ditangani lebih dini oleh petugas ahli.

Edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan juga menjadi prioritas. Masyarakat diimbau untuk memastikan area di sekitar kabel tanah maupun udara tetap steril dari aktivitas non-prosedural. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan lingkungan serta menghindari risiko gangguan distribusi yang dapat berdampak pada aktivitas domestik maupun industri.

Untuk mendukung kemudahan komunikasi tersebut, PLN Batam menyediakan kanal layanan terpadu yang responsif. Warga dapat berperan serta menjaga lingkungan dengan memberikan laporan melalui kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) terdekat atau menghubungi Contact Center di nomor 0778-5702-123. Identitas pelapor akan dilindungi guna menghindari risiko intimidasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui sinergi yang harmonis antara penyedia layanan dan pelanggan, PLN Batam optimis stabilitas energi di Batam akan semakin kokoh. Semangat gotong royong dalam menjaga infrastruktur ini diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing Batam sebagai destinasi investasi dan hunian yang nyaman.

Masyarakat yang menemukan indikasi pencurian atau perusakan dapat melapor melalui kanal resmi atau menghubungi Contact Center PLN Batam di nomor 0778-5702-123. Identitas pelapor akan dilindungi guna menghindari risiko intimidasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Siagakan Layanan Pengaduan, PLN Batam Ajak Warga Laporkan Pencurian Kabel

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait