Pelantikan HMI Batam, Amsakar Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Berintegritas

Pelantikan hmi batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan sambutan dalam pelantikan Pengurus HMI dan KOHATI Cabang Batam periode 2026–2027 di Bengkong, Minggu (26/4/2026). Foto: Diskominfo Batam

BATAM (gokepri) — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan yang berintegritas dalam pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Batam periode 2026–2027 di Bengkong, Minggu (26/4/2026).

Dalam forum itu, pemerintah kota menekankan pentingnya organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pembentukan karakter, intelektualitas, dan kepemimpinan generasi muda, bukan sekadar aktivitas seremonial.

“HMI adalah kawah candradimuka untuk membentuk insan muda yang memiliki kecakapan intelektual, kemampuan analisis yang tajam, serta ketepatan dalam mengambil keputusan,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

HBRL

Baca Juga: Amsakar: Stabilitas Sosial Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

Ia menilai, kapasitas intelektual perlu berjalan seiring dengan integritas moral dan kepekaan sosial. Mahasiswa, menurut dia, tidak cukup berhenti pada penguasaan teori, tetapi harus mampu menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu menjawab persoalan nyata. Bukan hanya memahami teori, tetapi juga memberi jalan keluar,” ucapnya.

Amsakar juga menegaskan bahwa pelantikan pengurus merupakan bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan. Momentum ini, kata dia, menandai awal tanggung jawab organisasi yang lebih besar.

“Pelantikan ini bukan titik akhir, melainkan awal tanggung jawab. Yang utama adalah memahami jati diri organisasi sebagai arah perjuangan,” katanya.

Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai dasar organisasi sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan. Predikat mahasiswa, menurut dia, mengandung tanggung jawab untuk berpikir kritis dan bertindak berintegritas.

“Predikat ‘maha’ harus dimaknai dengan kesungguhan menjadi pribadi unggul, berpikir kritis, dan berintegritas,” ujar Amsakar.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak terjebak pada euforia organisasi. Organisasi, kata dia, harus menjadi ruang belajar, berproses, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Amsakar berharap kepengurusan baru mampu menjaga marwah organisasi serta menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.

“Jaga marwah organisasi, perkuat solidaritas, dan jadilah kader yang memberi manfaat bagi Batam dan Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Amsakar Achmad: Batam Siap Menjadi Hub Digital Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait