BATAM (gokepri.com) – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya dalam memperluas jaringan internasional guna menarik investasi global dengan membuka kantor perwakilan di berbagai negara strategis.
Langkah awal ekspansi tersebut ditandai dengan pembukaan kantor perwakilan HKI di Shenzhen, China, yang diharapkan menjadi pintu masuk bagi investasi berkualitas ke kawasan industri di Indonesia.
Ke depan, HKI juga merencanakan ekspansi serupa ke sejumlah pusat ekonomi dunia, seperti Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia.
Pembukaan kantor di Shenzhen dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou Ben Perkasa Drajat, bersama jajaran KJRI, perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, otoritas China, serta sejumlah perwakilan kawasan industri anggota HKI dan investor asal China.
Dalam sambutannya, Ben Perkasa Drajat menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis tersebut sebagai upaya mempererat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan China.
“Kantor perwakilan HKI di Shenzhen akan mempermudah akses investasi sekaligus memperkuat kolaborasi industri kedua negara,” kata dia.
Ekspansi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara HKI dan Kementerian Luar Negeri RI untuk memperluas jangkauan internasional, khususnya di pasar China.
“Melalui kerja sama dengan berbagai mitra global, HKI telah mulai mencatat sejumlah capaian investasi yang menjadi fondasi bagi langkah ekspansi berikutnya,” jelasnya.
Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan daya saing kawasan industri nasional di tingkat global.
“Pembukaan kantor perwakilan di Shenzhen serta rencana ekspansi ke berbagai negara merupakan upaya konkret dalam membangun konektivitas langsung dengan pusat-pusat ekonomi dunia. Kami ingin menjadi katalis dalam mendorong masuknya investasi berkualitas ke Indonesia,” ujar Ma’ruf.
Ia juga menilai dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan, justru membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tujuan investasi alternatif yang stabil dan prospektif.
Menurutnya, Indonesia memiliki daya tarik kuat, baik dari sisi stabilitas ekonomi maupun potensi pasar, sehingga mampu bersaing di tengah ketidakpastian global.
HKI optimistis, melalui penguatan jejaring internasional dan kolaborasi lintas negara, seluruh anggota dapat merasakan manfaat nyata dari peningkatan arus investasi.
“HKI siap bergerak lebih cepat, lebih luas, dan lebih strategis demi mendorong pertumbuhan kawasan industri Indonesia ke tingkat global,” kata Ma’ruf.
Dengan langkah ini, HKI menegaskan perannya sebagai penghubung antara kawasan industri nasional dan investor global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.*
Penulis: Engesti









