JAKARTA (gokepri) – Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, masih mengusut dugaan pelanggaran internal di wilayah Kepulauan Riau. Fokus pemeriksaan mengarah pada Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepri saat itu, Ujo Sutojo, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyatakan kedua pejabat tersebut telah ditarik ke Jakarta. “Kami melakukan pencopotan. Kakanwil dan kakanim sudah ditarik ke pusat dan diperiksa,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/4).
Langkah ini menjadi respons awal atas dugaan pelanggaran yang melibatkan dua posisi strategis dalam pelayanan keimigrasian di kawasan perbatasan itu. Namun, Hendarsam menegaskan, pemeriksaan yang berjalan baru menyasar aspek disiplin dan pelanggaran internal.
Baca Juga: Pungli di Pintu Masuk Batam
Adapun isu yang memicu sorotan publik yakni dugaan pungutan liar terhadap warga negara asing, termasuk dari Singapura, tidak masuk lingkup langsung Ditjen Imigrasi. Hendarsam menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum lain. “Soal itu bukan domain kami. Kalau ada pemeriksaan dari APH, silakan. Kami terbuka,” katanya.
Hingga kini, nilai kerugian yang diduga dialami para WNA belum diungkap. Ditjen Imigrasi memilih menunggu hasil pemeriksaan internal oleh tim pengamanan dan penegakan hukum (patnal). “Masih diperiksa. Kalau disampaikan sekarang, prematur,” ujar Hendarsam.
Penggantian pejabat pun berlangsung cepat. Pada Kamis, 9 April 2026, Ditjen Imigrasi melantik Guntur Sahat Hamonangan sebagai Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepri. Posisi Kepala Kantor Imigrasi Batam diisi Wahyu Eka Putra.
Hendarsam, yang baru menjabat awal April, menegaskan komitmennya terhadap penegakan disiplin. Ia mengklaim tidak ada toleransi terhadap praktik pungutan liar. “Tidak ada alasan. Imigrasi untuk rakyat dan tidak boleh merugikan,” katanya. ANTARA
Baca Juga: Wahyu Eka Putra Jabat Kepala Imigrasi Batam, Guntur Sahat Kepala Kantor Imigrasi Kepri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









