Perkuat Transformasi Organisasi, DPC PKB Karimun Gelar Muscab 2026

Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP PKB, Nasim Khan bersama Ketua DPC PKB Karimun Nyimas Novi Ujiani dan Bupati Karimun, Iskandarsyah. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Karimun menggelar Musyawarah Cabang di Ruang Meeting Pelawan, Hotel Aston, Ahad 12 April 2026.

Ketua DPC PKB Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani, menyebut Muscab tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan momentum transformasi.

Kata dia, Muscab kali ini membawa misi besar yakni transformasi organisasi dan target kemenangan signifikan pada Pemilu mendatang.

HBRL

Nyimas Novi mengatakan PKB tumbuh menjadi organisasi yang terbuka bagi semua kalangan tanpa meninggalkan akar religiusnya.

“Muscab ini diharapkan bisa menjadi momentum transformasi PKB agar tumbuh menjadi organisasi yang inklusif dan progresif, tanpa mengurangi akar nilai religius yang menjadi identitas kami,” ungkapnya.

Menurut dia, sebagai partai yang saat ini menempati posisi pimpinan kedua di parlemen Karimun, ekspektasi masyarakat sangatlah besar.

“Kita membangun dari nilai mengakar pada rakyat. Aspirasi itu tidak hanya didengar, tapi harus diperjuangkan menjadi kebijakan,” kata dia.

Dirinya juga mengingatkan kepada setiap kader agar jangan sampai menjadi tamu setiap lima tahun saja.

“Bangunlah kepercayaan publik melalui keteladanan dan reputasi politik yang baik,” sambungnya.

Sementara, Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP PKB, Nasim Khan yang mewakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar mengatakan seluruh proses Muscab di Indonesia harus rampung pada April 2026 guna memastikan mesin partai siap bekerja.

Nasim memberikan instruksi khusus agar PKB kembali ke khitahnya untuk melayani Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat luas secara konkret melalui “politik kehadiran”.

“Ujung tombak PKB adalah ranting karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. PKB harus hadir untuk melayani dengan menjaga ukhwah, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif,” kata anggota Komisi VI DPR RI ini.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait