Lonjakan penumpang melonjak 39 persen. Kendaraan pribadi mendominasi arus penyeberangan Batam–Bintan
BATAM (gokepri) – Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban meningkat tajam. Sepanjang periode H-10 hingga H-1 atau 11–20 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 23.857 orang, naik sekitar 39 persen dibandingkan tahun lalu.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam mencatat kenaikan terjadi di seluruh segmen, baik penumpang pejalan kaki maupun pengguna kendaraan. Namun, arus didominasi pemudik yang membawa kendaraan pribadi.
Baca Juga: Rute Jakarta Dominasi Arus Mudik di Hang Nadim
General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto, menyebut tingginya mobilitas masyarakat menjadi faktor utama lonjakan tersebut. “Peningkatan paling terasa pada penumpang di atas kendaraan,” ujarnya.
Puncak arus mudik terjadi pada H-2 atau 19 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 4.723 orang dalam sehari. Sementara pada H-1 atau 20 Maret 2026, jumlahnya masih tinggi, yakni 3.423 orang.
Kenaikan juga terlihat pada jumlah kendaraan yang menyeberang. Selama periode tersebut, total kendaraan mencapai 7.470 unit, naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di tengah lonjakan itu, jumlah armada kapal yang beroperasi justru lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ASDP mengandalkan optimalisasi operasional untuk menjaga kelancaran layanan. Tercatat 126 trip kapal melayani penumpang selama masa angkutan Lebaran.
Pergerakan penumpang di lintasan lain menunjukkan tren bervariasi. Pada rute Telaga Punggur–Mengkapan, jumlah penumpang mencapai 5.170 orang atau naik 26 persen, dengan kendaraan sebanyak 728 unit atau meningkat 16 persen.
Sebaliknya, lintasan Telaga Punggur–Kuala Tungkal mengalami penurunan. Jumlah penumpang tercatat 3.190 orang atau turun 28 persen, sementara kendaraan berkurang 23 persen menjadi 384 unit.
Penurunan lebih tajam terjadi di rute Telaga Punggur–Dabo. Jumlah penumpang hanya 298 orang atau merosot 48 persen, dengan kendaraan sebanyak 35 unit atau turun 57 persen.
Adapun lintasan Telaga Punggur–Tanjung Balai Karimun mencatat tren kenaikan. Jumlah penumpang mencapai 88 orang atau meningkat 42 persen, sedangkan kendaraan naik 8 persen menjadi 41 unit.
Menurut Reno, perbedaan tren tersebut dipengaruhi tujuan perjalanan dan aksesibilitas masing-masing wilayah. “Pergerakan di tiap lintasan berbeda-beda,” katanya.
ASDP mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan arus balik lebih awal untuk menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan. “Jangan terkonsentrasi di tanggal tertentu,” ujar Reno.
Baca Juga: Masjid Ramah Pemudik di Jalur Mudik Bintan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









