BATAM (gokepri) — Seorang pemuda di Batam dilaporkan jatuh ke laut setelah diduga melompat dari Jembatan 3 Barelang. Tim SAR gabungan masih mencari korban hingga hari ketiga.
Pemuda tersebut bernama Setia Budi, 24 tahun, warga Kota Batam. Informasi awal menyebutkan ia mengenakan jaket cokelat saat peristiwa terjadi pada Rabu malam, 18 Februari.
Kepala Pos SAR Batam Dedius mengatakan laporan diterima sekitar pukul 20.14 WIB. Petugas segera mengerahkan tim gabungan dari Basarnas, Polri, dan Bakamla ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Depresi Tak Dapat Kerja, Pria di Batam Loncat dari Jembatan Barelang
“Kami menerima laporan kondisi membahayakan satu orang terjun ke laut dari Jembatan 3 Barelang,” ujar Dedius.
Pencarian malam itu melibatkan 15 personel dengan dukungan rubber boat, alat pendeteksi bawah air aquaeyes, serta drone thermal. Hingga tengah malam, hasil pencarian masih nihil.
Operasi kembali dilanjutkan Kamis pagi, namun hujan mengguyur wilayah Batam sejak siang hingga malam. Kondisi tersebut memaksa tim menghentikan pencarian sekitar pukul 18.00 WIB.
Kepala SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan hujan berintensitas sedang hingga lebat, angin kencang, dan arus perairan di sekitar jembatan menjadi perhatian utama tim di lapangan.
“Cuaca menjadi faktor penentu keselamatan tim pencari,” kata Fazzli.
Ia menambahkan, keluarga korban ikut terlibat dalam pencarian. Berdasarkan hasil precomm-excoom, korban sempat berselisih paham dengan pacarnya sebelum kejadian.
Pencarian melibatkan Pos SAR Batam, Bakamla, Ditpolairud Polda Kepri, Polresta Barelang, serta warga sekitar. Operasi rencananya berlanjut pada Jumat, 20 Februari, dengan fokus di perairan sekitar Jembatan 3 Barelang. ANTARA
Baca Juga: Kasus Bunuh Diri Terjadi Lagi di Jembatan Barelang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








